KRAKSAAN – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Probolinggo mendorong percepatan realisasi program kerja seluruh komisi melalui penguatan koordinasi dan sinkronisasi. Langkah tersebut dibahas dalam rapat koordinasi (rakor) di ruang Amanah Gedung Islamic Center (GIC) Kraksaan, Selasa (1/9/2026).
Rakor dipimpin Ketua Umum MUI Kabupaten Probolinggo KH. Abdul Wasik Hannan dengan didampingi para wakil ketua, Sekretaris Umum dan sekretaris. Pertemuan tersebut diikuti para ketua dan sekretaris komisi MUI Kabupaten Probolinggo.
Agenda utama rakor adalah menyelaraskan berbagai program yang telah disusun masing-masing komisi. Setiap ketua dan sekretaris komisi menyampaikan rencana kegiatan, kemudian mendapatkan tanggapan dari jajaran pengurus harian MUI Kabupaten Probolinggo.
Pembahasan tersebut menjadi bagian dari proses penyusunan dan penetapan program kerja MUI Kabupaten Probolinggo agar pelaksanaannya dapat berjalan lebih terarah dan sesuai dengan tujuan organisasi.
Ketua Umum MUI Kabupaten Probolinggo KH. Abdul Wasik Hannan mengatakan seluruh program yang telah direncanakan perlu segera direalisasikan dengan tetap mengacu pada perencanaan masing-masing komisi.
“Program-program kerja segera direalisasikan dengan baik sesuai dengan perencanaan masing-masing komisi, sehingga seluruh target dan tujuan yang telah ditetapkan dapat tercapai secara optimal,” katanya.
Menurut Kiai Wasik, pelaksanaan program tidak dapat berjalan sendiri-sendiri. Diperlukan komunikasi dan sinergi antar komisi agar agenda organisasi tidak saling tumpang tindih dan dapat memberikan hasil yang maksimal. “Diperlukan sinergi dan sinkronisasi antar komisi dalam menjalankan setiap agenda yang telah direncanakan,” jelasnya.

Ia meminta setiap program yang telah dijadwalkan segera ditindaklanjuti oleh masing-masing komisi. Langkah tersebut penting untuk memastikan agenda organisasi tidak berhenti pada tahap perencanaan.
“Setiap komisi diharapkan dapat berkomunikasi secara aktif dengan pengurus harian apabila dalam pelaksanaan program membutuhkan koordinasi lintas bidang. Setiap program kegiatan yang telah dijadwalkan hendaknya segera ditindaklanjuti secara maksimal, sehingga amanah organisasi dapat terlaksana dengan baik dan tepat sasaran,” terangnya.
Kiai Wasik menegaskan koordinasi menjadi bagian penting dalam menjaga efektivitas kerja organisasi. Dengan adanya komunikasi yang baik, setiap komisi dapat mengetahui agenda bidang lainnya sekaligus membuka ruang kolaborasi dalam menjalankan kegiatan.
“Melakukan sinkronisasi seluruh kegiatan serta mempercepat tindak lanjut terhadap program-program kerja yang telah disusun, agar pelaksanaannya berjalan efektif, terarah dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan,” tegasnya.
Rakor tersebut sekaligus menjadi ruang evaluasi dan penyamaan langkah bagi jajaran MUI Kabupaten Probolinggo. “Program kerja yang telah disusun diharapkan tidak hanya menjadi dokumen perencanaan, tetapi benar-benar diwujudkan melalui kegiatan yang terukur,” lanjutnya.
Dengan kesepahaman antara pimpinan MUI dan seluruh komisi, organisasi berharap pelaksanaan agenda ke depan dapat berlangsung lebih efektif. Sinergi lintas komisi juga diharapkan mampu memperkuat koordinasi dalam menjalankan amanah organisasi.
“Dengan adanya kesepahaman, sinergi dan koordinasi yang baik antar komisi, diharapkan seluruh program kerja dapat segera direalisasikan secara efektif demi tercapainya visi dan tujuan organisasi,” pungkasnya. ***
Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info
