Thursday, October 8, 2026
Depan > Kemasyarakatan > Diskan Kabupaten Probolinggo Latih Warga Desa Kramat Agung Olah Ikan Jadi Dimsum dan Nugget

Diskan Kabupaten Probolinggo Latih Warga Desa Kramat Agung Olah Ikan Jadi Dimsum dan Nugget

BANTARAN – Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Probolinggo mendorong pemanfaatan hasil perikanan sebagai sumber pangan bergizi sekaligus bernilai ekonomi. Upaya tersebut dilakukan melalui pelatihan diversifikasi pengolahan hasil perikanan bagi masyarakat Desa Kramat Agung Kecamatan Bantaran, Kamis (27/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Kramat Agung Kecamatan Bantaran tersebut diikuti 35 warga. Para peserta mendapatkan pelatihan mengolah ikan menjadi makanan yang menarik dan disukai keluarga, khususnya anak-anak berupa dimsum ikan dan nugget ikan.

Pelatihan menghadirkan Angga Wira Perdana selaku Dosen Universitas Brawijaya Malang sebagai narasumber. Peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan mengenai pengolahan hasil perikanan, tetapi juga dibekali keterampilan praktis untuk membuat produk olahan berbahan dasar ikan.

Dosen Universitas Brawijaya Malang Angga Wira Perdana memberikan pendampingan dalam pelatihan diversifikasi pengolahan hasil perikanan. (Foto : Diskan)

Kegiatan tersebut dibuka Kepala Diskan Kabupaten Probolinggo Achmad Aruman didampingi Kepala Bidang Bina Usaha Perikanan Diskan Kabupaten Probolinggo Asmiyati Kurnianingsih, Ketua Pokja III TP PKK Kabupaten Probolinggo Titien Arif Kurniadi serta jajaran Pokja III TP PKK Kecamatan Bantaran.

Kepala Diskan Kabupaten Probolinggo Achmad Aruman mengatakan kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan konsumsi ikan sebagai sumber protein hewani. “Selain itu mendorong masyarakat memiliki keterampilan mengolah hasil perikanan menjadi produk pangan yang bernilai tambah,” katanya.

Menurut Aruman, ikan merupakan salah satu sumber pangan yang penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak. Karena itu, diperlukan inovasi pengolahan agar ikan dapat disajikan dalam bentuk makanan yang praktis, bergizi dan lebih menarik bagi anak-anak.

Warga Desa Kramat Agung Kecamatan Bantaran berlatih membuat olahan ikan berupa dimsum dan nugget ikan. (Foto : Diskan)

“Melalui kegiatan ini kami ingin meningkatkan pemanfaatan ikan sebagai bahan pangan bergizi yang dapat diolah menjadi produk makanan yang menarik, praktis dan disukai keluarga, khususnya anak-anak,” jelasnya.

Aruman menjelaskan kegiatan tersebut juga diarahkan untuk mendukung upaya percepatan penurunan dan pencegahan stunting. Pemanfaatan bahan pangan lokal, khususnya hasil perikanan diharapkan dapat membantu keluarga memenuhi kebutuhan protein dan zat gizi.

“Masyarakat perlu mendapatkan pengetahuan mengenai manfaat ikan sebagai sumber protein hewani dan zat gizi penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak. Karena itu, keterampilan pengolahan juga perlu diberikan agar konsumsi ikan semakin mudah diterapkan dalam menu keluarga,” terangnya.

Kepala Diskan Kabupaten Probolinggo Achmad Aruman dalam pembukaan pelatihan diversifikasi pengolahan hasil perikanan. (Foto : Diskan)

Selain aspek gizi, pelatihan tersebut diharapkan dapat membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. “Produk olahan seperti dimsum dan nugget ikan memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi usaha rumah tangga apabila dikelola secara baik,” lanjutnya.

Aruman menambahkan, pengolahan hasil perikanan dapat meningkatkan nilai tambah komoditas ikan yang tersedia di wilayah setempat. Masyarakat tidak hanya mengkonsumsi ikan dalam bentuk segar, tetapi juga dapat mengembangkan berbagai produk olahan yang memiliki nilai jual.

“Harapannya keterampilan yang diperoleh tidak berhenti pada kegiatan pelatihan. Masyarakat bisa menerapkannya di rumah, kemudian apabila produknya berkembang dapat menjadi alternatif usaha untuk meningkatkan pendapatan keluarga,” tegasnya.

Dimsum dan nugget ikan hasil olahan perikanan dari warga Desa Kramata Agung Kecamatan Bantaran. (Foto : Diskan)

Lebih lanjut Aruman menegaskan kegiatan ini sekaligus memperkuat sinergi antara sektor perikanan dengan program pemberdayaan masyarakat dan penanganan stunting. Keterlibatan TP PKK menjadi bagian penting dalam mendorong penerapan konsumsi pangan bergizi di tingkat keluarga.

“Melalui pelatihan ini kami berharap masyarakat Desa Kramat Agung semakin memahami manfaat konsumsi ikan sekaligus mampu mengembangkan berbagai produk olahan berbahan dasar ikan,” harapnya.

Selain membantu memenuhi kebutuhan gizi keluarga, diversifikasi pengolahan hasil perikanan diharapkan mampu menciptakan peluang usaha baru, meningkatkan nilai tambah hasil perikanan dan mendukung upaya pencegahan stunting di Kabupaten Probolinggo. ***

Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info