Thursday, October 8, 2026
Depan > Pemerintahan > 653 ASN Kemenag Ikuti CAT IPMB

653 ASN Kemenag Ikuti CAT IPMB

Reporter : Syamsul Akbar
PROBOLINGGO – Sebanyak 653 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo mengikuti Computer Assissted Test (CAT) Indeks Profesionalisme dan Moderasi Beragama (IPMB), Selasa (27/12/2022).

Kegiatan yang digelar di Aula 1 Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo ini merupakan survei yang dilakukan serentak oleh ribuan ASN Kemenag di seluruh Indonesia.

Survei IPMB ini bertujuan untuk mendukung pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 dan Rencana Strategis (Renstra) Kementerian Agama. Survei ini menjadi salah satu tolak ukur upaya untuk mewujudkan aparatur negara khususnya Kementerian Agama yang profesional dan moderat.

Pelaksanaan CAT IPMB di Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo dibagi menjadi 4 (empat) sesi dengan peserta kurang lebih 160 orang di masing-masing sesi. Mengikuti jadwal yang telah ditentukan oleh Kemenag RI, sesi pertama dilaksanakan mulai pukul 08.00 WIB hingga 09.30 WIB, sesi kedua mulai pukul 10.00 WIB hingga 11.30 WIB, sesi ketiga mulai pukul 13.00 WIB hingga 14.30 WIB dan sesi keempat mulai pukul 15.00 WIB hingga 16.30 WIB.

Dalam pra survei, para peserta diharuskan melakukan tiga tahap absensi. Absensi pertama dilakukan melalui aplikasi Sila Pegawai Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo, absensi kedua dilakukan melalui tanda tangan manual dua rangkap dan absensi ketiga dilakukan melalui sistem aplikasi CAT IPMB untuk membuka akses pengerjaan survei. Pengerjaan pada tiap-tiap sesi ditandai dengan sambutan yang disampaikan oleh Biro Kepegawaian Kementerian Agama RI melalui Zoom Meeting.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo Akhmad Sruji Bahtiar mengingatkan kepada seluruh peserta untuk mengerjakan survei ini sesuai dengan pemahaman terhadap profesionalisme dan pemahaman terhadap moderasi beragama yang nantinya akan berujung pada rekomendasi-rekomendasi tindak lanjut hasil survei itu sendiri.

“Tidak perlu takut dan khawatir, tidak perlu menoleh ke kanan dan kiri, karena pemahaman tiap-tiap orang berbeda. Tidak perlu menyalahkan soal, karena soal-soal ini sudah disusun oleh ahlinya,” katanya.

Terkait dengan pelaksanaan survei IPMB di Kemenag Kabupaten Probolinggo, Bahtiar memberikan apresiasi atas kesigapan panitia yang mempersiapkan survei dari awal dalam waktu singkat.

“Alhamdulillah semua baik panitia maupun peserta sangat kooperatif dan betul-betul mempersiapkan semua dengan sebaik-baiknya, mulai dari perangkat, persiapan mental serta materi betul-betul luar biasa. Saya sempat melihat sekilas hasil di sesi 1 dan 2, nilai yang didapatkan relatif tinggi. Artinya pemahaman profesionalisme dan moderasi sudah relatif baik,” pungkasnya. (wan)