Thursday, October 8, 2026
Depan > Kemasyarakatan > 60 Kader KISAH Ikuti TOT Penguatan Ketahanan Keluarga di Kabupaten Probolinggo

60 Kader KISAH Ikuti TOT Penguatan Ketahanan Keluarga di Kabupaten Probolinggo

PROBOLINGGO – Sebanyak 60 kader Keluarga Indonesia Sejahtera dan Harmonis (KISAH) mengikuti Training of Trainer (TOT) yang digelar oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Probolinggo bekerja sama dengan TP PKK Kabupaten Probolinggo, Selasa (9/6/2026) di ruang pertemuan PKK Kabupaten Probolinggo.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Ning Marisa Juwitasari Moh. Haris, SE., MM. Peserta terdiri dari kader KISAH tingkat kecamatan dan desa serta unsur terkait lainnya. Selama kegiatan, para peserta mendapatkan materi dari Siti Munawaroh selaku praktisi sekaligus psikolog yang membahas penguatan peran keluarga dalam menghadapi berbagai tantangan sosial di masyarakat.

Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak DP3AP2KB Kabupaten Probolinggo Rigustina menyampaikan kegiatan TOT ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas kader dalam mendukung program pemberdayaan dan perlindungan perempuan, anak serta penguatan ketahanan keluarga di tingkat desa dan kecamatan. “Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari program DP3AP2KB Tahun Anggaran 2026,” ujarnya.

Kader KISAH Kecamatan dan Desa mengikuti TOT dari DP3AP2KB Kabupaten Probolinggo Bersama TP PKK Kabupaten Probolinggo. (Foto : Kominfo/Mujiono)

Menurut Tina, kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kapasitas kader KISAH agar mampu menjadi fasilitator sekaligus agen perubahan di masyarakat.

“Kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kapasitas kader KISAH agar mampu memahami isu perempuan, anak dan keluarga. Selain itu juga membekali kader dengan teknik fasilitasi, komunikasi dan pendampingan masyarakat serta memperkuat jejaring kader di tingkat desa dan kecamatan,” terangnya.

Sementara Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Ning Marisa Juwitasari Moh. Haris mengatakan keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun kualitas bangsa. “Keluarga adalah unit terkecil dalam masyarakat yang memiliki peran paling besar dalam menentukan kualitas bangsa. Dari dalam keluargalah karakter anak dibentuk, kesehatan dijaga dan kebahagiaan pertama kali dirasakan,” katanya.

Praktisi dan Psikolog Siti Munawaroh memberikan materi dalam TOT bagi kader KISAH. (Foto : Kominfo/Mujiono)

Menurut Ning Marisa, penguatan ketahanan keluarga menjadi hal penting dalam menghadapi berbagai persoalan sosial seperti stunting, pernikahan usia anak, penyalahgunaan narkoba hingga perundungan (bullying). “Program KISAH merupakan komitmen nyata untuk mewujudkan keluarga yang tangguh, sehat dan penuh kasih sayang,” tambahnya.

Ning Marisa berpesan agar para peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh serta mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di lapangan. “Saya berpesan, serap ilmu dari narasumber, diskusikan kendala yang dihadapi di lapangan, bangun jejaring yang kuat antar kader serta gunakan pendekatan yang humanis dalam memberikan edukasi. Sebelum menguatkan keluarga orang lain, pastikan nilai-nilai itu sudah hadir dalam keluarga kita sendiri,” tambahnya.

Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Ning Marisa Juwitasari Moh. Haris (tiga dari kanan) dalam kegiatan TOT bagi kader KISAH. (Foto : Kominfo/Mujiono)

Melalui kegiatan ini, diharapkan para kader KISAH semakin siap menjadi penggerak utama dalam memperkuat ketahanan keluarga dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat di Kabupaten Probolinggo. ***

Penulis : Mujiono
Editor : Tim Bromo Info