Tuesday, March 5, 2024
Depan > Pemerintahan > 120 Anggota PPK Pemilu 2024 Dilantik

120 Anggota PPK Pemilu 2024 Dilantik

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Sebanyak 120 orang anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024 di Kabupaten Probolinggo resmi dilantik dan diambil sumpah/janjinya di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo, Rabu (4/1/2022).

Pelantikan yang dipimpin oleh Ketua KPU Kabupaten Probolinggo Lukman Hakim ini dihadiri oleh Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs HA Timbul Prihanjoko, perwakilan Forkopimda, Komisioner KPU Provinsi Jawa Timur, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo Akhmad Sruji Bahtiar, Plh Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Ahmad Hasyim Ashari, perwakilan OPD dan Forkopimka se-Kabupaten Probolinggo.

Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah/janji diawali dengan pembacaan ikrar dan penandatanganan berita acara sumpah/janji secara simbolis oleh perwakilan agama Islam dan Hindu. Kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Pakta Integritas secara simbolis.

Ketua KPU Kabupaten Probolinggo Lukman Hakim mengungkapkan anggota PPK Pemilu 2024 yang dilantik ini merupakan pilihan terbaik dari yang baik-baik. Dimana peminat dari anggota PPK ini sangat luar biasa hingga mencapai 1.643 pendaftar.

“Jadi ini hasil saringan dan terbaik dari yang baik-baik. Semoga diberikan kekuatan oleh Allah SWT sehingga bisa menjalankan tugas sampai akhir jabatan dengan amanah dan penuh tanggung jawab,” ungkapnya.

Lukman berpesan kepada anggota PPK agar segera berkoordinasi dengan Camat untuk membentuk kesekretariatan. Dimana PPK membutuhkan 3 orang tenaga kesekretariatan. Sehingga nantinya bisa segera diterbikan SK (Surat Keputusan). “Kami berharap anggota PPK ini bisa langsung berkumpul untuk melakukan sidang pleno menentukan ketua terpilih,” pintanya.

Selain itu jelas Lukman, KPU saat ini sedang merekrut anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kabupaten Probolinggo. Dimana kebutuhannya mencapai 990 orang dan setiap desa membutuhkan 3 orang PPS. “Sementara pendaftarnya mencapai 4.800 orang dan terbesar di Jawa Timur. Ini membuktikan jiwa pengabdian masyarakat Kabupaten Probolinggo untuk mensukseskan Pemilu 2024 sangat luar biasa,” tegasnya.

Sementara Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs HA Timbul Prihanjoko menyampaikan ucapan selamat kepada anggota PPK Pemilu tahun 2024 yang sudah dilantik. “Semoga dapat menjalankan amanah yang telah diberikan dengan baik dan penuh rasa tanggung jawab sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” harapnya.

Menurut Wabup Timbul, pelantikan yang dilakukan ini merupakan bagian dari upaya untuk semakin memperkokoh komitmen agar dalam pelaksanaan pemilu dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024 di Kabupaten Probolinggo dapat terlaksana dengan baik, aman, damai dan sejuk.

“Pelantikan ini merupakan salah satu tahapan dalam penyelenggaraan pemilu serentak di tahun 2024 mendatang. Di mana, pemilu memiliki arti yang sangat penting dan strategis dalam proses penyelenggaraan dan pengelolaan bangsa dan negara, karena akan memilih pemimpin-pemimpin nasional maupun daerah,” jelasnya.

Memperhatikan aspek kualitas pemilu terang Wabup Timbul, maka Panitia Pemilihan Kecamatan memegang peranan strategis terutama dalam penyiapan seluruh personil yang akan terlibat dalam agenda penyelenggaraan Pemilu tahun 2024. “Ini merupakan entry point untuk mewujudkan pesta demokrasi yang mempunyai legitimasi di hadapan rakyat sebagai pemilik kedaulatan,” katanya.

Wabup Timbul menegaskan bersama dengan segenap jajaran akan ikut mendorong secara aktif agar tahapan-tahapan pemilu ke depan dapat mencerminkan bahwa Kabupaten Probolinggo benar-benar siap melaksanakan pemilu yang berkualitas dan bermartabat, tidak hanya dari sisi pelaksanaan tetapi juga dari sisi kondusifitas daerah yang solid.

“Peganglah prinsip pemilu secara global, meliputi indepedensi, imparsialitas, integritas, transparansi, efisiensi, profesionalisme dan pelayanan publik. Apabila prinsip tersebut bisa kita jalankan, Insya Allah kepercayaan publik akan semakin kuat terhadap KPU, PPK dan jajarannya. Kepercayaan masyarakat tersebut tentunya juga akan berdampak terhadap partisipasi masyarakat dalam pemilu dan pilkada serentak di tahun 2024,” pungkasnya. (wan)