Monday, December 6, 2021
Depan > Kemasyarakatan > Warga Desa Negororejo dan Pabean Positif Terinfeksi Virus Corona

Warga Desa Negororejo dan Pabean Positif Terinfeksi Virus Corona

Reporter : Syamsul Akbar
DRINGU – Hingga Kamis (25/6/2020) malam, Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo merilis jumlah kasus orang terkonfirmasi positif Corona Virus Disease (COVID-19) di Kabupaten Probolinggo kembali bertambah 2 (dua) orang.

“Dengan demikian, secara kumulatif total orang terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Probolinggo sebanyak 130 orang dengan keterangan 11 orang masih dirawat dan menjalani isolasi, 115 orang sembuh dan 4 orang meninggal dunia,” kata Juru Bicara Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto.

Menurut Anang, tambahan 2 (dua) orang terkonfirmasi positif COVID-19 ini merupakan Klaster Pelangi karena sumber penularannya terjadi secara horizontal dan tidak jelas dari mana. “Yakni, laki-laki berusia 34 tahun dari Desa Negororejo Kecamatan Lumbang dan laki-laki berusia 73 tahun dari Desa Pabean Kecamatan Dringu,” jelasnya.

Anang menerangkan untuk yang dari Desa Negororejo Kecamatan Lumbang ini sebelumnya berstatus sebagai PDP (Pasien Dalam Pengawasan). Profesinya adalah sebagai sopir sehingga sering mondar mandir dari satu tempat ke tempat lain. Kemudian ada keluhan sesak dan ada pneumoli sehingga dirawat di RSUD Tongas.

“Selanjutnya yang bersangkutan dilakukan pemeriksaan swab untuk mengetahui penyakit yang sebenarnya melalui alat TCM (Tes Cepat Molekuler) yang ada di RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Hasil swab keluar hari ini dan positif terinfeksi COVID-19,” terangnya.

Sementara yang dari Desa Pabean Kecamatan Dringu ini adalah seorang tenaga medis dan perjalanannya sering mondar mandir kemana-mana. “Kemudian dia sakit dan dilakukan pemeriksaan swab melalui TCM (Tes Cepat Molekuler) di RSUD Waluyo Jati Kraksaan dan hasilnya keluar positif. Sehingga dia dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19. Saat ini yang bersangkutan sedang dilakukan perawatan di RSUD dr. Mohamad Saleh Kota Probolinggo,” tegasnya.

Anang menjelaskan untuk trackingnya dari yang berasal dari Desa Negororejo Kecamatan Lumbang sebenarnya sudah dilakukan semuanya saat yang bersangkutan statusnya masih PDP (Pasien Dalam Pengawasan). “Cuma nanti trackingnya masih akan diperluas lagi untuk mengetahui kontak-kontak erat yang sudah dilakukan oleh keduanya,” ungkapnya.

Sementara untuk yang dari Desa Pabean Kecamatan Dringu ini masih baru. Dia profesinya adalah tenaga medis dan banyak orang yang periksa. Oleh karena itu, tim tracking sedang melacak di tempat-tempat kerjanya, salah satunya di wilayah Kota Probolinggo. Makanya data dari yang bersangkutan kita share ke Kota Probolinggo.

“Yang pasti apapun nanti hasil dari tracking orang-orang yang pernah kontak dan dekat dengan keduanya akan dilakukan pemeriksaan rapid test serta akan langsung kita lakukan pemeriksaan swab,” pungkasnya. (wan)