Wednesday, October 27, 2021
Depan > Kemasyarakatan > Warga Desa Asembagus dan Blado Kulon Positif Terinfeksi Virus Corona

Warga Desa Asembagus dan Blado Kulon Positif Terinfeksi Virus Corona

Reporter : Syamsul Akbar
TONGAS – Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo hingga Rabu (19/8/2020) malam merilis terdapat tambahan 2 (dua) orang yang positif terkonfirmasi Corona Virus Disease (COVID-19) di Kabupaten Probolinggo.

Juru Bicara Ketua Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto menyampaikan dengan adanya tambahan 2 orang tersebut maka secara kumulatif total orang positif COVID-19 Kabupaten Probolinggo sebanyak 333 orang atau bertambah 2 orang dari sebelumnya sebanyak 331 orang dengan keterangan 52 orang masih dirawat dan menjalani isolasi, 268 orang sembuh dan 13 orang meninggal dunia.

“Tambahan 2 orang terkonfirmasi positif COVID-19 ini merupakan Klaster Pelangi karena sumber penularannya terjadi secara horizontal dan tidak jelas dari mana. Mereka dinyatakan positif terkonfirmasi COVID-19 berdasarkan hasil pemeriksaan swab positif dari TCM (Tes Cepat Molekuler) RSUD Waluyo Jati Kraksaan dan BBTKL (Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan) Surabaya,” katanya.

Menurut Anang, kedua orang ini sebelumnya berasal dari kasus suspect. Yakni, laki-laki berusia 55 tahun dari Desa Asembagus Kecamatan Kraksaan dan perempuan berusia 34 tahun dari Desa Blado Kulon Kecamatan Tegalsiwalan.

“Saat ini mereka sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit untuk diobati keluhan-keluhan klinisnya. Sambil nanti akan dilakukan pemeriksaan swab evaluasi dari yang bersangkutan,” jelasnya.

Anang menambahkan untuk tracingnya kebetulan sudah dilakukan semua. Terlebih mereka sebelumnya berasal dari kasus suspect yang kemudian hasil swabnya positif. Mereka berdua adalah produk dari hasil tracing.

“Sesuai dengan protokol kesehatan, tracingnya masih akan diperdalam lagi untuk mengetahui kontak-kontak erat yang sudah dilakukan baik di lingkungan keluarga maupun tempat kerjanya. Yang pasti apapun nanti hasil dari tracing orang-orang yang pernah kontak dan dekat akan dilakukan pemeriksaan rapid serta pemeriksaan swab,” pungkasnya. (wan)