Monday, December 6, 2021
Depan > Kemasyarakatan > Warga Andungbiru Dilatih Instalasi Listrik Rumah Sederhana

Warga Andungbiru Dilatih Instalasi Listrik Rumah Sederhana

Reporter : Syamsul Akbar
TIRIS – Sedikitnya 16 orang warga Desa Andungbiru Kecamatan Tiris mendapatkan pelatihan ketrampilan kejuruan instalasi listrik rumah sederhana dari Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Probolinggo.

Pelatihan berbasis kompetensi tersebut dilaksanakan selama 280 jam pelajaran atau 35 hari dengan instruktur dari BLK Disnaker Kabupaten Probolinggo. Pelatihan ini ditutup secara resmi oleh Sekretaris Disnaker Kabupaten Probolinggo Sugeng Agus Purnomo, Selasa (3/9/2019).

“Setelah mengikuti pelatihan ini, nantinya mereka akan melakukan perawatan di instalasi listrik mikro hidro binaan dari PT PJB Paiton. Dengan pelatihan ini mereka akhirnya tahu ukuran kabel yang digunakan dalam instalasi mikro hidro,” ungkap Kepala UPT BLK Disnaker Kabupaten Probolinggo Ali Imron.

Menurut Imron, pelatihan instalasi listrik rumah sederhana bagi warga Desa Andungbiru Kecamatan Tiris ini diberikan atas permintaan dari PT PJB Paiton melalui Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) dengan pengajuan proposal kepada Bupati Probolinggo.

“Setelah mendapatkan persetujuan dari Ibu Bupati Probolinggo, selanjutnya BLK melakukan survey dan melakukan kajian ke lokasi sasaran. Dari hasil survey dan kajian tersebut, ternyata memenuhi kriteria dan layak untuk mendapatkan pelatihan sesuai pengajuan melalui proposal,” jelasnya.

Imron menjelaskan pelatihan ini bertujuan untuk memberikan bekal ketrampilan dan pengetahuan agar mereka dapat melakukan perawatan dan pemasangan instalasi listrik rumah sederhana di Desa Andungbiru dan sekitarnya.

“Biasanya kalau ada trouble terhadap mikro hidro tersebut, mereka menghubungi teknisi dari PT PJB Paiton. Tentunya ini membutuhkan waktu lama, sehingga akhirnya mereka diberi bekal ketrampilan agar bisa merawat sendiri apabila ada kendala dan gangguan,” terangnya.

Melalui pelatihan ini Imron mengharapkan agar mereka tidak menggunakan tenaga teknisi dari luar apabila terjadi trouble terhadap mikro hidro yang ada di desanya. Dengan demikian aka nada efisiensi anggaran dana perbaikan. “Paling tidak mereka bisa mengatasi dan menanggulangi sendiri tatkala ada perbaikan terkait dengan jaringan maupun instalasinya,” harapnya.

Sementara Sekretaris Disnaker Kabupaten Probolinggo Sugeng Agus Purnomo menyampaikan untuk perawatan dan perbaikan mikro hidro memerlukan biaya yang tidak sedikit. Sehingga dengan adanya pelatihan ini ada efisiensi anggaran yang dikeluarkan tatkala ada trouble.

“Selama ini untuk memperbaiki kerusakan harus menghubungi teknisi dari luar yang biayanya tidak sedikit. Tetapi kalau sudah memiliki ketrampilan, maka bisa untuk memperbaikinya sendiri. Tentunya hal ini akan menghemat anggaran keuangannya,” katanya.

Sedangkan Rasid, salah satu warga Desa Andungbiru menyampaikan ucapan terima kasih yang tidak terhingga atas kesempatan yang diberikan. Karena dengan pelatihan ini masyarakat sudah bisa melakukan instalasi listrik rumah sederhana, dari tadinya tidak tahu cara menyambung kabel yang benar dan sesuai standart serta membedakan warna kabelnya.

“Alhamdulillah, dengan pelatihan ini sekarang kami sudah bisa mengatasi sendiri ketika ada masalah dengan mikro hidro disini. Jika hanya kerusakan ringan, tidak perlu lagi menghubungi tenaga teknisi dari luar. Setidaknya nanti kesejahteraan masyarakat disni bisa semakin meningkat,” ungkapnya. (wan)