Depan > Kemasyarakatan > Wabup Timbul Apresiasi Pelaksanaan Operasi Katarak Gratis

Wabup Timbul Apresiasi Pelaksanaan Operasi Katarak Gratis

Reporter : Hendra Trisianto
KRAKSAAN – Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs HA Timbul Prihanjoko mengapresiasi bakti sosial (baksos) berupa pelayanan operasi katarak gratis yang dilaksanakan selama 4 (empat) hari mulai 19 hingga 22 Nopember 2022 di RSUD Waluyo Jati Kraksaan.

Apresiasi tersebut disampaikan Wabup Timbul ketika meninjau pelaksanaan kegiatan operasi katarak gratis yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo bersama PMI dan John Fawcett Foundation (JFF), Selasa (22/11/2022).

Turut mendampingi Wabup Timbul, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Heri Sulistyanto dan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo dr Shodiq Tjahjono.

Pada kesempatan tersebut Wabup Timbul mengusulkan agar sinergi ini ditambah lagi jadwal pelaksanaanya. Mengingat antusias masyarakat, jika biasanya dilaksanakan satu tahun sekali maka kedepannya diharapkan agar bisa dilaksanakan dua kali.

Hal ini agar pelayanan operasi katarak gratis dan pemberian kacamata ini lebih mencakup lebih luas lagi. Sehingga panitia bisa lebih banyak lagi dalam menebar kebaikan di Kabupaten Probolinggo.

“Kami ucapkan banyak terima kasih kepada seluruh mitra yang selama ini telah bekerja sama dengan baik setiap tahunnya. Mari kita bersama-sama istiqomahkan kebaikan ini kepada masyarakat luas,” ungkapnya.

Usulan Wabup Timbul terkait menambah pelaksanaan bakti sosial tersebut disambut baik oleh Project Manager JFF Komang Wardhana. Sebab hal ini juga tentu menjadi keinginan JFF. Oleh karenanya pihaknya kedepan akan mencoba untuk menambah layanan ini menjadi dua kali dalam satu tahun.

Komang menjelaskan selama empat tahun programnya berjalan, ia mengaku sangat senang bisa bersinergi bersama Pemkab Probolinggo. Selain antusias masyarakat yang tinggi, beberapa mitra lainnya disebutnya memiliki andil besar di setiap gelaran baksos.

“Kami selalu bersinergi bersama PMI Kabupaten Probolinggo, Komite Mata Daerah, Dinas Kesehatan dan Paramitra. Alhamdulillah, antusias masyarakat selalu luar biasa. Sampai hari terakhir ini target kuota untuk penanganan operasi katarak juga hampir tercapai,” jelasnya.

Lebih lanjut Komang menerangkan, untuk baksos kali ini pihak menargetkan minimal 2.000 layanan pemeriksaan mata dan 200 pelayanan operasi katarak. Selain itu juga pemberian bantuan kacamata dan pemasangan bola mata sintetis. “Kami juga berharap program untuk memberantas kebutaan ini bisa terus berlanjut di Kabupaten Probolinggo,” tandasnya.

Sementara itu terpisah Koordinator Paramitra Jatim-Kabupaten Probolinggo Muhammad Fadholi menjelaskan untuk penanganan operasi katarak, khusus dilakukan oleh operator Persatuan Dokter Mata Indonesia (Perdami) Malang.

“Jadi operasi ini dilakukan oleh tenaga medis khusus dan tetap menerapkan protokol kesehatan. Sebelum operasi, pasien harus menjalani swab untuk mencegah penyebaran virus Covid-19,” pungkasnya. (dra)