Wednesday, October 27, 2021
Depan > Kesehatan > Vaksinasi Covid-19 Serentak di Seluruh Puskesmas Dilaksanakan 29 Januari 2021

Vaksinasi Covid-19 Serentak di Seluruh Puskesmas Dilaksanakan 29 Januari 2021

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Kabupaten Probolinggo sudah menerima vaksin Covid-19 sebanyak 3.000 dosis dan saat ini masih berada di ruang penyimpanan Gudang Farmasi Kesehatan (GFK) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo. Vaksin Covid-19 ini diterima dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur pada tanggal 25 Januari 2021 pukul 21.30 WIB.

Juru Bicara Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo dr Dewi Vironica mengatakan pengambilan vaksin Covid-19 dari GFK oleh 33 puskesmas dilakukan pada tanggal 27 Januari 2021. Sedangkan untuk RSUD Waluyo Jati Kraksaan pengiriman di dropping dari GFK.

“Tanggal 28 Januari 2021 dilakukan penguatan SDM puskesmas terkait pelaksanaan vaksinasi. Selanjutnya tanggal 29 Januari 2021 dilakukan pelaksanaan vaksinasi serentak di seluruh puskesmas di Kabupaten Probolinggo,” katanya.

Menurut Dewi, Pemerintah Kabupaten Probolinggo sudah melakukan sejumlah persiapan untuk mendukung pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Probolinggo. “Jumlah SDM vaksinator di Kabupaten Probolinggo yang sudah dilatih oleh Badan Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Semarang sebanyak 225 orang dari 33 puskesmas dan 6 rumah sakit yang ada di Kabupaten Probolinggo,” jelasnya.

Coolchain (rantai dingin) vaksin yang terdiri dari tingkat kabupaten sebanyak 1 coldroom, 3 lemari penyimpanan vaksin standar WHO, puskesmas sebanyak 43 lemari penyimpanan vaksin standar WHO yang berfungsi dengan baik dan 282 vaccine center standar WHO serta rumah sakit sebanyak 6 lemari es penyimpanan vaksin (lemari es buka samping dengan penataan vaksin sesuai SOP).

“Jumlah fasilitas kesehatan (faskes) yang siap sebagai tempat pelayanan vaksinasi Covid-19 diantaranya 33 puskesmas (semua puskesas di Kabupaten Probolinggo) dan RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Sementara 5 rumah sakit (sedang dalam proses menunggu pelatihan awal Pebruari sesuai jadwal) meliputi RSUD Tongas, RSU Wonolangan, RS Graha Sehat, RS Rizani dan RSIA Fatimah,” jelasnya.

Dewi menerangkan sasaran tenaga kesehatan (nakes) untuk vaksinasi Covid-19 yang sudah mendapatkan e-ticket di Kabupaten Probolinggo dan sudah terverifikasi sebanyak 3.213 orang. Untuk di tahap 1 termin 2, target sasaran SDMK sebanyak 3.213 orang. Sedangkan jumlah vaksin yang diterima sebanyak 3.000 dosis dari alokasi vaksin sebanyak 6.480 dosis. Vaksin untuk penyuntikan yang ke-2 setelah jedah selama 14 hari akan dikirim kemudian.

“Nantinya akan ada 10 tokoh dan pejabat publik yang menerima vaksin pertama sebagai kick off akan dilaksanakan saat pencanangan pada tahap 2 agar memberikan dampak yang signifikan sebagai role model kepada masyarakat,” terangnya.

Lebih lanjut Dewi menjelaskan Alat Pelindung Diri (APD) dropping dari Provinsi Jawa Timur sejumlah 2.400 paket yang terdiri dari masker, sarung tangan, faceshield dan hand sanitizer untuk tahap1. “Kekurangannya didukung oleh anggaran APBD Kabupaten Probolinggo,” tegasnya.

Adapun alur pelayanan vaksinasi Covid-19, sebelum pelaksanaan sasaran menerima notifikasi (sms). Selanjutnya melakukan registrasi online (peduli lindungi) atau sms. Kemudian sasaran memilih tempat vaksinasi (faskes) dan memilih jadwalnya sehingga mendapatkan e-tiket berupa nomor dan barcode.

Saat pelaksanaan, sasaran datang ke faskes yang telah dipilih sesuai jadwalnya. Pertama-tama menuju meja 1 untuk melakukan registrasi ulang. Kemudian menuju meja 2 unuk screening menentukan lanjut atau tunda atau tidak usah divaksinasi. Apabila lanjut, maka sasaran menuju ke meja 3 untuk pemberian vaksinasi Covid-19. Terakhir ke meja 4 untuk pencatatan dan pemantauan KIPI. Pasca pelaksanaan, sasaran yang telah diimunisasi tetap dilakukan pemantauan jika ada gejala KIPI bisa menghubungi nomor kontak faskes tempat pelayanan imunisasi.

“Semoga pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Probolinggo dapat berjalan dengan lancar dan mampu memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Probolinggo,” harapnya. (wan)