Monday, December 9, 2019
Depan > Pendidikan > Wabup Timbul Pantau Pelaksanaan UNBK di SMPN 2 Kraksaan

Wabup Timbul Pantau Pelaksanaan UNBK di SMPN 2 Kraksaan

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko, Senin (22/4/2019) siang melakukan pemantauan pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun pelajaran 2018/2019 di SMP Negeri 2 Kraksaan.

Dalam pemantauan hari pertama pelaksanaan UNBK jenjang SMP/MTs di Kabupaten Probolinggo ini, Wabup Timbul didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo Dewi Korina, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian Kabupaten Probolinggo Tutug Edi Utomo serta Kepala SMP Negeri 2 Kraksaan Miswagiyanto.

Pemantauan ini dilaksanakan sekitar pukul 11.00 atau saat jam sesi kedua sedang berlangsung. Dalam kesempatan tersebut, Wabup Timbul melihat dari dekat siswa-siswi SMP Negeri 2 Kraksaan yang sedang mengerjakan soal UNBK yang tertera pada layar komputer.

Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko menyampaikan bahwa mulai tahun pelajaran 2018/2019, pelaksanaan UNBK jenjang SMP/MTs di Kabupaten Probolinggo sudah 100%. Artinya semua lembaga SMP dan MTs negeri/swasta sudah bisa menyelenggarakan UNBK. Tentunya harapan hasilnya bagus dan ke depannya ada peningkatan pelayanan kepada anak didik di Kabupaten Probolinggo.

“Sejauh ini pelaksanaan UNBK berjalan dengan lancar dan permasalahan yang dapat mengganggu proses UNBK tidak ada. Akan tetapi saya melihat beberapa komputer yang bervariasi, ada yang besar dan ada yang kecil. Harapannya ke depan bisa dibuat standart. Kasihan kalau yang kecil, siswa-siswi sampai melotot melihat layarnya,” katanya.

Oleh karena itu, Wabup Timbul mengharapkan agar dalam pelaksanaan UNBK tahun mendatang terdapat penyempurnaan serta penyeragaman komputer. Tidak ada lagi komputer yang besar dan kecil. Hal ini demi kenyamanan siswa-siswi yang mengikuti UNBK. “Memang untuk gangguan server sendiri ada sedikit, tetapi Alhamdulillah semuanya bisa teratasi dan sekarang sudah berjalan lancar,” pungkasnya.

Sementara Kepala Dispendik Kabupaten Probolinggo Dewi Korina mengungkapkan UNBK tahun pelajaran 2018/2019 ini diikuti 16.078 siswa-siswi SMP dan MTs negeri/swasta di Kabupaten Probolinggo. Rinciannya, 9.783 orang pelajar SMP dan 6.295 orang pelajar MTs. Mereka berasal dari 397 lembaga SMP dan MTs negeri/swasta di Kabupaten Probolinggo. “Mohon doanya agar anak-anak didik kita jenjang SMP dan MTs yang sedang mengikuti UNBK bisa berjalan dengan lancar,” harapnya.

Demi memantau pelaksanaan UNBK di Kabupaten Probolinggo terang Dewi, pihaknya mempunyai tim yang sudah disebar untuk memantau anak didik kita yang melaksanakan UNBK hingga tanggal 25 April 2019 mendatang. Selain itu, pihaknya juga mengaku mempunyai jejaring, sehingga apabila ada gangguan di satu tempat bisa cepat terpantau se-Kabupaten Probolinggo.

“Kami berharap do’a dan dukungan masyarakat agar seluruh siswa-siswi yang mengikuti ujian berjalan lancar tanpa hambatan apapun. Kalau saat ini cuma ada keterlambatan token saja, tetapi sudah teratasi. Mudah-mudahan saja tidak ada gangguan listrik. Kami juga sudah menyediakan genset untuk antisipasi listrik padam,” pungkasnya.

Sedangkan Kepala SMP Negeri 2 Kraksaan Miswagiyanto mengatakan pelaksanaan UNBK di SMP Negeri 2 Kraksaan diikuti oleh 230 siswa. Untuk pelaksanaan UNBK ini pihaknya menyediakan 2 ruang laboratorium dengan peralatan 80 set dan 4 (empat) server. Setiap laboratorium mempunyai 1 (satu) server utama dan 1 (satu) server cadangan. Dimana masing-masing server kapasitasnya adalah 40 klien.

“Kami berharap kepada seluruh anak didik agar keberhasilan jangan dihitung dengan yang lain, tetapi disini yang diutamakan adalah nilai kejujuran. Karena nilai kejujuran ini mengarah kepada integritas. Mudah-mudahan Kabupaten Probolinggo meraih integritas yang luar biasa,” katanya.

Data dari Dispendik Kabupaten Probolinggo menyebutkan, UNBK SMP dan MTs Negeri/Swasta ini dilaksanakan selama 4 (empat) hari untuk 4 (empat) mata pelajaran (mapel), Senin hingga Kamis (22-25/4/2019). Hari pertama untuk mata pelajaran (mapel) Bahasa Indonesia, hari kedua Matematika, hari ketiga Bahasa Inggris dan hari terakhir mapel IPA. Masing-masing mapel diberikan durasi 2 jam.

Untuk pelaksanaan UNBK dibagi dalam 3 (tiga) sesi. Dimana sesi pertama dimulai pukul 07.30 hingga 09.30, dilanjutkan sesi kedua pukul 10.30 hingga 12.30 dan sesi ketiga pukul 14.00 hingga 16.30. Namun, untuk pergantian sesi, diberikan jeda waktu 1 jam. (wan)

cww trust seal