Thursday, November 21, 2019
Depan > Kemasyarakatan > Wabup Timbul Lepas Kontingen Porprov VI Jatim

Wabup Timbul Lepas Kontingen Porprov VI Jatim

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko secara resmi melepas kontingen Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Jawa Timur yang akan berlaga di Tuban, Lamongan, Gresik dan Bojonegoro, Rabu (3/7/2019).

Pelepasan yang dilaksanakan di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Ketua Umum KONI Kabupaten Probolinggo Sugeng Nufindarko, Kepala Disporaparbud (Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan) Kabupaten Probolinggo Sugeng Wiyanto dan perwakilan OPD, para Ketua Pengkab cabang olahraga (cabor), Kepala SMA/SMK Negeri/Swasta serta seluruh atlet dan official Porprov Jawa Timur di Kabupaten Probolinggo.

Dalam Porprov VI Jawa Timur tahun 2019, kontingen Kabupaten Probolinggo berjumlah 189 orang terdiri dari 141 atlet dan 58 official dari 21 cabang olahraga (cabor). Sedangkan official kontingen sebanyak 10 orang sehingga jumlah keseluruhan adalah 199 orang.

Kepala Disporaparbud Kabupaten Probolinggo Sugeng Wiyanto mengungkapkan kegiatan ini bertujuan untuk merencanakan, membentuk dan menyiapkan kontingen Porprov Kabupaten Probolinggo pada Porprov VI tahun 2019 di Kabupaten Lamongan, Gresik, Bojonegoro dan Tuban.

“Kami berharap bahwa Kabupaten Probolinggo pada tahun 2023 bersama 3 daerah sekitarnya Kota Probolinggo dan Kabupaten/Kota Pasuruan bisa menjadi tuan rumah penyelenggaraan Proprov VIII. Terkait hal tersebut kiranya perlu kajian bersama dengan melibatkan semua instansi terkait memberikan respon terhadap harapan KONI Jawa Timur Bondowoso dan Lumajang telah siap menjadi tuan rumah,” ungkapnya.

Menurut Sugeng, pihaknya bersama KONI telah menyiapkan semua kebutuhan atlet dan official selama penyelenggaraan Porprov VI Jawa Timur tahun 2019. “Semoga Allah SWT memberikan kelancaran dan kesuksesan kepada para atlet sehingga dapat meraih prestasi terbaik bagi Kabupaten Probolinggo,” harapnya.

Sementara Ketua Umum KONI Kabupaten Probolinggo Sugeng Nufindarko mengatakan semua aspek kesiapan atlet telah dilakukan mulai dari rekrutmen atlet berbakat pada Pokab yang lalu dilanjutkan pemusatan latihan (TC berjalan) cabor-cabor unggulan yang memiliki potensi medali, try out, try in dan mengikuti kejuaraan tingkat regional dan nasional.

“Ada beberapa atlet Porprov Kabupaten Probolinggo yang sudah tidak boleh memperkuat daerahnya karena telah masuk dalam Puslatda KONI Jawa Timur persiapan PON 2020 di Papua. Yakni cabor bulutangkis Sri Fatmawati, cabor catur Agus Kurniawan termasuk 2 atlet seniornya Choirul Anam dan M. Ervan serta cabor anggar Dhimas. Mereka semua telah memberikan kontribusi terbaik untuk Jawa Timur,” tegasnya.

Menurut Sugeng, saat ini Pengkab cabor sangat semangat sekali karena Porprov telah diputuskan oleh Gubernur Jawa Timur pelaksanaannya digelar setiap 2 tahun sekali karena sejak terakhir digelar tahun 2015 di Banyuwangi, Porprov baru terlaksana pada tahun 2019.

“Sangatlah tepat kalau pada tahun ini stadion kebanggaan masyarakat Kabupaten Probolinggo telah mulai direnovasi. Karena manakala kita menjadi tuan rumah maka salah satu syarat utamanya adalah dukungan pemerintah daerah dan tersedianya prasarana olahraga yang memadai,” tegasnya.

Sedangkan Wakil Bupati Probolinggo Drs. HA Timbul Prihanjoko mengatakan momentum penyelenggaraan Porprov kali ini patut dijadikan sebagai wahana aktualisasi untuk mengukur kemampuan atlet karena melalui kegiatan multi event yang diselenggarakan setiap 2 tahun sekali ini dapat melihat sejauh mana hasil jerih payah dan segala upaya atlet selama menjalani proses latihan.

“Sering saya sampaikan kepada generasi muda Kabupaten Probolinggo bahwa prestasi adalah suatu proses panjang yang harus dilalui dan diperjuangkan. Porprov kali ini menjadi salah satu bagian pembinaan prestasi, maka dari itu kalau atlet ingin berprestasi, maka berlatihlah dengan tekun dan disiplin,” katanya.

Wabup Timbul meminta para atlet membuat slogan dalam hidupnya “Tiada hari tanpa berlatih karena latihan tidak akan mengkhianati prestasi”. Ini mengandung makna yang sangat dalam. “Untuk itu kepada para para atlet dan pelatih saya ingin berpesan tingkatkan kualitas latihan dan berlatihlah dengan disiplin, maka prestasi akan datang menjelang,” terangnya.

Lebih lanjut Wabup Timbul meminta dimanapun berada hendaknya menjadi yang terbaik. Jangan dibalik mengenai apa yang akan didapatkan dari apa yang dilakukannya. Sebab para atlet ini adalah orang yang terpilih di Kabupaten Probolinggo. Maka kepercayaan ini harus dijaga dengan menunaikan kewajibannya. Ini yang sering merusak mentalitas para atlet.

“Untuk itu buatlah prestasi yang bisa dikenang. Karena itu merupakan kebanggaan tersendiri. Kalau berpresyasi pasti akan dikenang dan akan diikuti oleh yang lain. Yang muda teruslah berprestasi mumpung masih muda untuk kepentingan Kabupaten Probolinggo dan dirinya sendiri. Kalau berprestasi yang lain akan mengikuti,” jelasnya.

Tidak lupa Wabup Timbul berpesan agar para atlet menjaga kesehatannya sehingga tidak down saat bertanding. Termasuk juga dalam hal ini nutrisinya. Atlet harus fokus memikirkan prestasi dan makannya enak. Sehingga hal-hal lain diluar pertandingan supaya menjadi tanggung jawan official dan pelatih.

“Dalam Porprov nanti, tentunya kalian akan bertemu dengan seluruh atlet di Jawa Timur. Kenalkan seluruh potensi yang dimiliki oleh Kabupaten Probolinggo. Selain meraih prestasi, inilah misi utama para atlet dan official yang berlaga dalam Porprov VI Jawa Timur,” pungkasnya.

Pelepasan ini ditandai dengan penyerahan panji kebesaran KONI dari Wabup Timbul Prihanjoko kepada Ketua Umum KONI Kabupaten Probolinggo Sugeng Nufindarko. Selanjutnya diakhiri dengan pemberian ucapan selamat berjalan dan bertanding kepada seluruh atlet dan official Porprov Kabupaten Probolinggo. (wan)

cww trust seal