Tuesday, February 25, 2020
Depan > Kesehatan > Wabup Timbul Jenguk Peserta SKD yang Melahirkan Usai Kerjakan Soal Ujian

Wabup Timbul Jenguk Peserta SKD yang Melahirkan Usai Kerjakan Soal Ujian

Reporter : Hendra Trisianto
KRAKSAAN – Selepas melakukan pemantauan pelaksanaan hari ke-4 Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun 2019 Kabupaten Probolinggo, Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs HA Timbul Prihanjoko berkesempatan menjenguk salah satu peserta SKD, Cikita Dwi Kholishotunnur (24) yang harus dilarikan ke Rumah Sakit Ibu dan Anak Fatimah Kraksaan, Selasa (4/2/2020) pagi, tepat setelah menyelesaikan soal-soal tesnya.

Sebelumnya Cikita terpaksa harus segera mendapatkan penanganan medis, karena saat itu ibu muda asal Dusun Jurangan Desa Blado Kulon Kecamatan Tegalsiwalan ini mengalami proses persalinan bayi pertamanya. Beruntung meski dalam kondisi hamil tua tersebut, Cikita berhasil menyelesaikan soal lebih cepat bahkan menghasilkan nilai yang cukup memuaskan.

Wabup Timbul Prihanjoko mengapresiasi atas kesigapan penanganan medis dan seluruh personil Panitia Seleksi Daerah (Panselda) yang bertugas sehingga proses persalinan tersebut berjalan lancar serta kondisi kesehatan ibu dan bayi laki-laki berbobot 2,85 kilogram tersebut sehat dan normal.

“Alhamdulillah semua sehat dan normal, luar biasa perjuangannya bahkan dalam kondisi hamil tua peserta ini tidak hanya berhasil menyelesaikan seluruh soal SKD dengan waktu yang lebih cepat, namun juga dengan score yang memuaskan. Mudah-mudahan bisa lolos juga pada seleksi selanjutnya,” ungkap Wabup Timbul.

Atas pelayanan yang diterimanya itu Cikita mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo. Awalnya alumni Akbid Bina Husada tahun 2016 ini mengaku ragu dan takut untuk menjalani SKD ini. Pasalnya sejak malam harinya ia sudah mengalami bukaan satu dan pada saat mengerjakan soal perutnya sudah terasa mules.

“Ternyata penanganannya luar biasa dan spesial. Dari ruangan tes lantai lima itu saya sudah dijemput kursi roda dan setelah itu ambulance ternyata juga sudah siap menunggu kedatangan saya di depan. Bagus dan sigap semua para petugasnya,” aku bidan yang sehari-hari bekerja di Puskesmas Gending ini.

Sementara Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Probolinggo Doddy Nur Baskoro menyampaikan, pihaknya bersama tim memang sudah mengantisipasi terjadinya kegawatdaruratan sejak jauh hari. Tim medis sudah standby di depan ruang tunggu dan ruang ujian selama ujian berlangsung. Sehingga, ketika ada peserta yang mengeluh sakit dan sejenisnya bisa segera tertangani.

“Syukurlah kejadian ini tertangani dengan baik tanpa adanya halangan dan rintangan. Kami memang telah menyiapkan beberapa posko kesehatan. Bagi yang difabel dan ibu hamil sudah ada peralatan dan tim khusus dan armada ambulance juga harus selalu standby. Mudah-mudahan hal ini dapat membantu jalannya tes CPNS,” tandasnya. (dra)

cww trust seal