Thursday, November 26, 2020
Depan > Kemasyarakatan > UPT BLK Disnaker Siapkan Delapan Kejuruan Pelatihan Berbasis Kompetensi

UPT BLK Disnaker Siapkan Delapan Kejuruan Pelatihan Berbasis Kompetensi

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Tahun 2020, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Probolinggo akan memberikan pelatihan berbasis kompetensi bagi masyarakat. Kegiatan ini mengambil tema “Melatih Masyarakat Menjadi Terampil dan Siap Kerja”.

Untuk pelatihan berbasis kompetensi ini akan diberikan 8 (delapan) kejuruan. Yakni, Kejuruan Otomotif (Sepeda Motor), Kejuruan Las Listrik, Kejuruan Perakitan Komputer, Kejuruan Computer Operator Assistant, Kejuruan Menjahit, Kejuruan Bordir, Kejuruan Teknik Listrik serta Kejuruan Pengolahan Roti dan Kue.

Untuk mengikuti pelatihan berbasis kompetensi ini, masyarakat tinggal mengisi formulir pendaftaran, menyediakan fotokopi e-KTP (2 lembar), fotokopi Kartu Keluarga (KK) sebanyak 2 lembar, fotokopi ijazah terakhir (2 lembar), usia 17-40 tahun, mengikuti tes seleksi (tes tulis dan wawancara), sanggup mengikuti pelatihan sampai selesai serta mampu berkomunikasi dengan baik.

Fasilitas yang akan diterima dalam mengikuti pelatihan berbasis kompetensi ini diantaranya sertifikat pelatihan, pakaian kerja pelatihan, konsumsi, alat tulis, modul pelatihan, asuransi serta bantuan transportasi.

Kepala UPT BLK Disnaker Kabupaten Probolinggo Ali Imron mengatakan pelatihan berbasis kompetensi merupakan pelatihan kerja yang dititikberatkan pada penguasaan kemampuan kerja. Kemampuan kerja tersebut mencakup pengetahuan, keterampilan dan sikap sesuai standar yang ditetapkan di tempat kerja.

“Pelatihan berbasis kompetensi ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk terus menggenjot program peningkatan kualitas dan daya saing tenaga kerja, khususnya di Kabupaten Probolinggo,” katanya.

Menurut Ali Imron pelatihan berbasis kompetensi ini bertujuan untuk memberikan bekal ketrampilan kepada masyarakat agar nantinya benar-benar memiliki kompetensi sesuai bidangnya sehingga bisa memenuhi kebutuhan pasar kerja.

“Nantinya para peserta juga akan di uji kompetensinya. Jadi setelah dilatih, mereka akan mengikuti uji kompetensi agar ketrampilan yang didapatkan benar-benar sesuai dengan kompetensinya,” jelasnya.

Dengan adanya pelatihan ini Ali Imron mengharapkan agar masyarakat bisa mempunyai ketrampilan yang benar-benar kompeten. Begitu pula dengan adanya sertifikat, mereka tidak ribet lagi untuk masuk ke perusahaan. “Oleh karena itu masyarakat tidak perlu repot-repot mencari tempat untuk mendapatkan pelatihan ketrampilan. Semua sudah tersedia di UPT BLK Disnaker Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya. (wan)

cww trust seal