Wednesday, August 12, 2020
Depan > Pemerintahan > UKK Imigrasi Kabupaten Probolinggo Diresmikan

UKK Imigrasi Kabupaten Probolinggo Diresmikan

Reporter : Syamsul Akbar
DRINGU – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Malang Unit Kerja Keimigrasian (UKK) di Kabupaten Probolinggo diresmikan oleh Dirjen Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum dan HAM) RI Ronny Franky Sompie, Rabu (27/11/2019). Peresmian ini ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan untaian bunga melati.

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Malang UKK di Kabupaten Probolinggo ini berada satu komplek dengan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Probolinggo di Eks Kantor Bupati Probolinggo ini Kecamatan Dringu.

Peresmian ini dihadiri oleh Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE dan Wakil Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko, anggota DPR RI Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si dan Aminurokhman, Kepala Kanwil Kemenkum dan HAM Jawa Timur Susy Susilawati dan jajarannya, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Malang Novianto Sulastono, Kepala Bakorwil V Jember R. Tjahjo Widodo dan Forkopimda Kabupaten Probolinggo.

Hadir pula Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono, Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah), Camat, Kepala Desa dan Lurah, organisasi kemasyarakatan (ormas) dan organisasi profesi di Kabupaten Probolinggo.

Peresmian Kantor Imigrasi Kelas I TPI Malang UKK di Kabupaten Probolinggo ini dimeriahkan dengan penampilan musik perkusi Sekar Tanjung Desa Randuputih Kecamatan Dringu dan Tari Puspa Hati dari SMKN 1 Dringu.

Kepala Kanwil Kemenkum dan HAM Jawa Timur Susy Susilawati mengungkapkan dengan diresmikan operasionalisasi UKK Kantor Imigrasi Kelas I TPI Malang di Kabupaten Probolinggo diharapkan dapat segera diwujudkan pelayanan dan pengawasan di bidang keimigrasian bagi masyarakat di Kabupaten Probolinggo dan sekitarnya.

“Yang semula hanya dilaksanakan di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Malang dengan waktu tempuh yang cukup lama dari Kabupaten Probolinggo, tetapi saat ini dapat dilaksanakan pada Unit Kerja Keimigrasian di Kabupaten Probolinggo sehingga terwujudnya pelayanan keimigrasian yang akomodatif terkait aspek kemudahan dan kenyamanan serta mendekatkan pelayanan terhadap masyarakat,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut Susy menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bupati Probolinggo beserta para jajarannya yang telah bekerja sama dengan Direktur Jenderal Imigrasi dalam rangka pembentukan Unit Kerja Keimigrasian di Kabupaten Probolinggo. “Hal ini memudahkan pelaksanaan fungsi keimigrasian di daerah khususnya Kabupaten Probolinggo dan sekitarnya,” jelasnya.

Sementara Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE mengungkapkan kehadiran UKK di Kabupaten Probolinggo ini tentunya membawa kebahagiaan bagi Kabupaten Probolinggo. Terlebih hingga menjelang peresmian UKK telah tercetak paspor sebanyak 130-an.

“Selain dari Kabupaten Probolinggo masyarakat yang berkunjung ke UKK berasal dari Kota Probolinggo, Kabupaten Lumajang, Situbondo dan Bondowoso. Bahkan ada juga rakyat Madura, Bali dan Sulawesi. Inilah yang membuat kita terharu walaupun masih dalam tahap uji coba. Bahkan antriannya hampir 150-an dan akan terus bertambah,” ungkapnya.

Bupati Tantri menegaskan akan terus berkomitmen meningkatkan seluruh pelayanan membantu UKK untuk memberikan pelayanan kepada seluruh masyarakat, khususnya di Kabupaten Probolinggo. Kepada seluruh ASN (Aparatur Sipil Negara) sebanyak 10 orang personil yang khusus untuk membantu UKK Kabupaten Probolinggo dalam hal administrasi serta mengkomunikasikan kepada masyarakat tapal kuda yang kebanyakan didominasi warga Madura. Harapannya nanti bisa membantu all out pelayanan di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Malang UKK Kabupaten Probolinggo.

“Tentunya pada kesempatan kali ini saya ingin menyampaikan terima kasih kepada seluruh tokoh agama dan masyarakat yang tidak pernah berhenti memberikan dukungan sehingga diberi kekuatan dan kemudahan satu persatu akan diperbaiki sebagai komitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut Bupati Tantri menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dirjen Imigrasi Kemenkum dan HAM RI yang telah membuka secara resmi UKK di Kabupaten Probolinggo. Pemerintah Daerah yang didukung seluruh rakyat Kabupaten Probolinggo siap menjadi pioner dalam pendirian UKK Kelas III Kabupaten Probolinggo. “Salah satu aset yang akan dihibahkan untuk Kemenkum dan HAM RI telah siap. Ini akan semakin memberikan manfaat bagi Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya.

Sedangkan Dirjen Imigrasi Kemenkum dan HAM RI Ronny Franky Sompie mengatakan keberadaan UKK di Kabupaten Probolinggo merupakan cikal bakal terbentuknya UKK Kelas III Kabupaten Probolinggo dengan meminta persetujuan dari Kementerian Hukum dan HAM RI serta Kementerian Keuangan RI.

“Tentunya masyarakat Kabupaten Probolinggo dan sekitarnya akan merasakan pelayanan dengan keberadaan MPP dan UKK sehingga bermanfaat yang sangat banyak bagi perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Menurut Ronny, pembentukan UKK di Kabupaten Probolinggo ini merupakan upaya Kemenkum dan HAM RI untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Karena selama ini kantor imigrasi untuk paspor baru ada 125 kantor di seluruh Indonesia. Sementara di Jawa Timur baru memiliki 9 kantor baik kelas I, kelas II dan kelas III.

“Pelayanan yang diberikan oleh jajaran imigrasi terkendala dengan jumlah kantor yang masih terbatas. Keberadaan UKK di Kabupaten Probolinggo ini merupakan bagian dari sinergi dan kolaborasi yang sangat baik di Jawa Timur dan Kantor Imigrasi Malang untuk bergandengan tangan dengan seluruh kabupaten/kota membangun kantor keimigrasian,” jelasnya.

Ronny menjelaskan UKK Kabupaten Probolinggo ini bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk pembuatan paspor dalam rangka masyarakat bepergian ke luar negeri mulai dari wisata, kunjungan kedinasan, belajar, bekerja sebagai pekerja migran Indonesia, mengikuti kejuaraan dan seminar.

“Demikian juga ketika Bupati berupaya meningkatkan perekonomian PAD melalui bidang pariwisata dan penjualan hasil-hasil produksi di Kabupaten Probolinggo. Ini tentunya sangat berkaitan dengan investasi yang akan dibantu oleh investor asing. Semua ini untuk meningkatkan perekonomian masyarakat,” pungkasnya.

Selanjutnya Dirjen Imigrasi Kemenkum dan HAM RI Ronny Franky Sompie didampingi Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE, anggota DPR RI Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si dan Aminurokhman, Kepala Kanwil Kemenkum dan HAM Jawa Timur Susy Susilowati, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Malang Novianto Sulastono, Kepala Bakorwil V Jember R. Tjahjo Widodo, Forkopimda Kabupaten Probolinggo, Wakil Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko, Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono melihat dari dekat sarana prasarana dan pelayanan di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Malang UKK di Kabupaten Probolinggo. (wan)

cww trust seal