Sunday, October 25, 2020
Depan > Kesehatan > Tunggu Hasil Swab Karantina Mandiri, Hindari Penularan Orang Serumah

Tunggu Hasil Swab Karantina Mandiri, Hindari Penularan Orang Serumah

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Juru Bicara Ketua Pelaksana Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo dr. Dewi Vironica mengatakan beberapa hal yang harus dilakukan saat orang dalam pemantauan/menunggu hasil swab melakukan karantina mandiri di rumah.

“Ungsikan anggota keluarga yang memiliki daya tahan tubuh rendah, seperti lansia, orang dengan komorbid, orang yang memiliki penyakit autoimun atau penyakit pernafasan yang tidak prima. Siapkan kamar tidur terpisah dengan anggota keluarga lainnya. Anggota keluarga lainnya dilarang masuk ke kamar tidur orang yang dalam pemantauan,” katanya.

Selain itu jelas Dewi, siapkan kegiatan di dalam kamar, misalnya membaca buku, membawa pulang pekerjaan kantor, menonton serial TV, membawa alat olahraga dan lain-lain sehingga saat masa karantina selesai kita dapat lebih bugar. Kamar yang digunakan memiliki ventilasi yang baik, buka semua jendela agar udara segar masuk.

“Gunakan kamar mandi terpisah (bila memungkinkan). Bila kamar mandi hanya satu, maka mandi diawal atau di akhir. Setelah selesai menggunakan kamar mandi, bersihkan kamar mandi termasuk toilet dengan cairan disinfektan. Contoh merk: Dettol, Bebek Kloset, Mr. Muscle dan lain-lain,” jelasnya.

Dewi meminta agar jangan melakukan kegiatan bersama anggota keluarga lain, termasuk makan. Jaga jarak minimal 1 meter bila berada di ruangan yang sama dengan anggota keluarga lain. “Memakai masker saat bersama dengan anggota keluarga lain. Jangan memegang/kontak dengan hewan peliharaan, misal anjing, kucing dan lain-lain,” terangnya.

Disamping itu terang Dewi, mencuci alat makan dan pakaian terpisah dengan milik anggota keluarga lain. Menggunakan spons cuci piring yang berbeda. Rutin membersihkan barang-barang yang sering digunakan bersama, misal remote TV, gagang pintu, keyboard laptop, meja kursi, pintu kulkas, saklar lampu.

“Rutin cuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Cek kesehatan setiap pagi, jika ada gejala gangguan pernafasan, demam, diare, segera hubungi puskesmas/narahubung Dinas Kesehatan setempat,” tegasnya.

Dewi menambahkan hal-hal tersebut merupakan langkah pencegahan penularan agar melindungi orang serumah dari penularan lebih lanjut (penularan sekunder). “Semoga kita semua tetap sehat, jangan kendor, tetap disiplin jalankan protokol kesehatan 3M dimanapun kapanpun. Salam sehat,” harapnya. (wan)

cww trust seal