Sunday, August 9, 2020
Depan > Kemasyarakatan > Tingkatkan Kompetensi, DKPP Gelar Bimtek Bagi PPL

Tingkatkan Kompetensi, DKPP Gelar Bimtek Bagi PPL

Reporter : Syamsul Akbar
SUKAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Probolinggo memberikan bimbingan teknis (bimtek) bagi PPL pada kegiatan peningkatan kapasitas kelembagaan petani di Balai Desa Wonotoro Kecamatan Sukapura, Senin dan Selasa (21-22/10/2019).

Kegiatan ini diikuti oleh 131 orang PPL se-Kabupaten Probolinggo. Pada hari pertama, ratusan PPL mendapatkan pemaparan program dan kegiatan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Probolinggo dari Bidang Pelaksana Penyuluhan dan Bina Usaha Tani, Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura, Bidang Perkebunan, Bidang Ketahanan Pangan serta Bidang Sarana dan Prasarana Pertanian.

Sementara hari kedua dilakukan orientasi lapang untuk menggali potensi dan permasalahan di lapangan melalui tinjauan lapang ke lokasi kegiatan jalan produksi di Desa Wonotoro dan Desa Jetak Kecamatan Sukapura serta pemaparan perencanaan program dan kegiatan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Probolinggo.

Kepala DKPP Kabupaten Probolinggo Nanang Trijoko Suhartono melalui Kepala Bidang Pelaksana Penyuluhan dan Bina Usaha Tani Yahyadi mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi PPL terutama kemampuan teknis terkait pelaksanaan program dan kegiatan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Probolinggo.

“Selain itu, meningkatkan kinerja PPL dalam melakukan pembinaan dan pendampingan kepada kelompok tani serta meningkatkan kapasitas kelembagaan petani terutama kelas kemampuan kelompok tani,” katanya.

Menurut Yahyadi, kelompok tani merupakan salah satu kelembagaan para petani yang tidak terlepas dari kegiatan penyuluhan pertanian. Bahkan keberhasilan kegiatan penyuluhan pertanian di suatu wilayah selalu dikaitkan dengan eksistensi dan dinamika kelompok tani.

“Pembinaan kelompok tani melalui penyuluhan pertanian diarahkan pada pemberdayaan petani anggota kelompok tani untuk mencapai kelas kemampuan kelompok tani yang lebih tinggi,” jelasnya.

Lebih lanjut Yahyadi menerangkan dengan adanya perubahan nomenklatur dari tiga instansi menjadi satu instansi, maka keberadaan petugas UPTD dimutasi ke beberapa instansi di lingkungan Pemkab Probolinggo. Sehingga DKPP tidak mempunyai kepanjangan tangan yang ada di kecamatan yang disebut UPTD.

“Dengan demikian, PPL yang ada di lapangan merangkap menjalankan tugas yang selama ini dilakukan oleh UPTD. Padahal ilmu antara fungsional dan struktural tidaklah sama. Sehingga diperlukan bimtek kestrukturalan sehingga PPL mampu menjalankan tugas UPTD. Jadi ke depan, PPL mendapatkan tambahan tugas menjalankan fungsi dari UPTD,” tegasnya.

Yahyadi menjelaskan peningkatan kinerja penyuluhan pertanian yang dilakukan salah satunya melalui pelatihan atau bimbingan teknis guna meningkatan kompetensi penyuluh diharapkan mampu memberdayakan kelompok tani sehingga kelas kemampuan kelompok taninya meningkat.

“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja PPL dalam membina dan mendampingi kelompok tani dalam melaksanakan program dan kegiatan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Probolinggo dengan indikator keberhasilannya adalah terjadinya peningkatan kelas kemampuan kelompok tani dari pemula menjadi lanjut atau selanjutnya,” harapnya. (wan)

cww trust seal