Monday, November 18, 2019
Depan > Pemerintahan > Tingkat Kehadiran Warga Semampir Dalam Pemilu 2019 Capai 87%

Tingkat Kehadiran Warga Semampir Dalam Pemilu 2019 Capai 87%

Reporter : Hendra Trisianto
KRAKSAAN – Gegap Gempita dan antusias warga masyarakat dalam menyalurkan hak suaranya dalam Pemilu serentak Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) Tahun 2019 ini sangat tampak di Kelurahan Semampir Kecamatan Kraksaan, salah satu wilayah di Kabupaten Probolinggo, Rabu (17/04/2019).

Berdasarkan pantauan Lurah Semampir Agus Suprayoga, hingga pukul 10.00 WIB hampir seluruh warga masyarakat yang terdaftar pada Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada 11 titik Tempat Pemungutan Suara (TPS) di wilayahnya hadir untuk menyampaikan hak suaranya. Dengan kondisi ini pihaknya optimis, pada Pemilu kali ini Kelurahan Semampir mampu melampaui target nasional KPU RI yaitu tingkat kehadiran masyarakat sebesar 77,5 %.

“Terimakasih atas partisipasi masyarakat Kelurahan Semampir dalam menyalurkan aspirasinya sebagai warga negara Indonesia. Khususnya kepada para personil KPPS atas semangat dan kekompakannya melayani masyarakat selama proses persiapan sampai pelaksanaan Pemilu kali ini,” ungkap Agus Suprayoga saat memantau beberapa titik TPS.

Lebih lanjut ia menyampaikan, bahwa tidak ada kendala yang cukup berarti selama proses Pemilu. Hanya saja di beberapa TPS ada kekurangan dan kelebihan kartu surat suara untuk DPRD Kabupaten dan DPR RI. Hal ini juga segera teratasi melalui kesigapan anggota KPPS dengan saling bertukar informasi untuk kemudian bisa saling melengkapi antar TPS.

“Evaluasi untuk KPU agar kedepannya bilik suara diperlebar, apalagi dengan kartu surat suara yang ekstra lebar seperti itu, sangat membuat masyarakat pemilih kurang nyaman dan tidak leluasa saat melakukan pencoblosan,” tandasnya.

Sementara H Haryono AT, Ketua KPPS 10 Kelurahan Semampir melaporkan, sampai batas waktu yang telah ditentukan yakni pukul 13.00 WIB, tingkat kehadiran warga masyarakat mencapai 87%. Dari total 203 jumlah DPT-nya, hanya tujuh orang saja yang tidak hadir. Tiga diantaranya karena sudah tercatat meninggal dunia, praktis hanya empat orang saja yang tidak hadir dalam Pemilu kali ini.

Haryono mengaku bangga atas antusias warga ini. Dimana sebelumnya bersama anggota KPPS lainnya telah memotivasi warga agar lebih antusias dalam mensukseskan Pemilu kali ini. Selain sosialisasi tidak langsung melalui memanfaatkan grup WhatsApp warga dan Lembaga Kelompok Masyarakat yang ada di wilayahnya, pihaknya secara pribadi juga melakukan himbauan secara door to door

“Selain Ketua KPPS, kami juga menjabat sebagai Ketua RW disini, sambil bersilaturahim kami menghimbau langsung para Kepala Keluarga untuk mengajak seluruh anggota keluarganya pada saat pesta demokrasi kali ini,” pungkasnya. (dra)

cww trust seal