Saturday, July 4, 2020
Depan > Kemasyarakatan > Tiga Desa Raih Penghargaan Desa/Kelurahan Berseri Jatim

Tiga Desa Raih Penghargaan Desa/Kelurahan Berseri Jatim

Reporter : Syamsul Akbar
PASURUAN – Tiga desa di Kabupaten Probolinggo meraih penghargaan Desa/Kelurahan Berseri (Bersih dan Lestari) Tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2019. Ketiga desa tersebut diantaranya Desa Bhinor Kecamatan Paiton dan Desa Krejengan Kecamatan Krejengan untuk Kategori Madya serta Desa Bago Kecamatan Besuk untuk Kategori Pratama.

Penghargaan kepada tiga desa tersebut diserahkan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Timur Diah Susilowati kepada kepala desa masing-masing dalam acara Sarasehan Berseri Jawa Timur dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup se-Dunia di Hotel Horison Pasuruan, Senin dan Selasa (22-23/7/2019).

Secara keseluruhan dalam kesempatan tersebut, penghargaan Desa/Kelurahan Berseri Provinsi Jawa Timur diberikan kepada 40 Desa/Kelurahan Kategori Pratama, 24 Desa/Kelurahan Kategori Madya dan 16 Desa/Kelurahan Kategori Mandiri dari Desa/Kelurahan se-Jawa Timur.

Kepala DLH Kabupaten Probolinggo Ahmad Hasyim Ashari mengaku sangat bangga atas keberhasilan yang diraih ketiga desa tersebut dalam Desa/Kelurahan Berseri Jawa Timur. Ke depan diharapkan keberhasilan tiga desa tersebut bisa menjadi contoh bagi desa-desa lain yang ada di Kabupaten Probolinggo.

“Kami akan terus melakukan pembenahan dan inovasi kepada ketiga desa yang telah meraih penghargaan Desa/Kelurahan Berseri tersebut. Karena setelah Berseri, ketiga desa tersebut akan meningkat pada program Kampung Iklim,” ungkapnya.

Menurut Hasyim, program Desa/Kelurahan Berseri ini dimaksudkan untuk mewujudkan komitmen pemerintahan desa/kelurahan agar melaksanakan pembangunan berkelanjutan yang berbasis dan berwawasan lingkungan sehingga terbentuk lingkungan desa/kelurahan yang bersih, sehat, lestari dan asri.

“Tujuannya meningkatkan kapasitas pemerintah desa/kelurahan dalam manajemen pelestarian lingkungan di wilayahnya sehingga dapat tercipta lingkungan yang bersih, sehat, lestari dan asri, meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pelestarian dan pengelolaan lingkungan hidup secara mandiri, memperkuat kapasitas masyarakat dalam melaksanakan upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim serta mewujudkan Kabupaten Probolinggo Hijau melalui des/kelurahan yang bersih, sehat, lestari dan asri,” jelasnya.

Hasyim menjelaskan Program Berseri dilakukan untuk mewujudkan desa/kelurahan ramah lingkungan di Jawa Timur dan merupakan model pemberdayaan masyarakat dan aparat desa/kelurahan agar mau dan mampu menumbuhkembangkan potensi desa/kelurahan yang berperilaku ramah lingkungan serta upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim yang teritergrasi dengan kegiatan pengelolaan lingkungan hidup, sehingga terwujud desa/kelurahan yang bersih, sehat, lestari dan asri serta memperkuat ketahanan masyarakat dalam menghadapi perubahan iklim.

“Tingkatan program Desa/Kelurahan Berseri meliputi Rintisan, Pratama, Madya dan Mandiri. Adapun sasaran Program Desa/Kelurahan Berseri diantaranya kelembagaan dan partisipasi masyarakat, pengelolaan lingkungan serta pengelolaan sumber daya alam,” tegasnya.

Lebih lanjut Hasyim menerangkan dalam Program Desa/Kelurahan Berseri Provinsi Jawa Timur tahun 2019 ini, pihaknya mengusulkan dua desa menuju pratama dan tiga desa menuju madya. Yakni, Desa Asembagus Kecamatan Kraksaan dan Desa Bago Kecamatan Besuk dari Rintisan menuju Pratama serta Desa Bhinor Kecamatan Paiton, Desa Sukomulyo Kecamatan Pajarakan dan Desa Krejengan Kecamatan Krejengan dari Pratama menuju Madya.

“Dari lima desa yang diusulkan yang lolos Desa/Kelurahan Berseri Provinsi Jawa Timur tahun 2019. Meliputi Berseri Kategori Madya adalah Desa Bhinor Kecamatan Paiton dan Desa Krejengan Kecamatan Krejengan. Sedangkan Berseri Kategori Pratama adalah Desa Bago Kecamatan Besuk. Mudah-mudahan penghargaan ini mampu memotivasi desa lain yang ada di Kabupaten Probolinggo,” harapnya.

Sarasehan Berseri Jawa Timur sendiri menghadirkan beberapa narasumber. Diantaranya, Kasi Pengelolaan Sampah DLH Jawa Timur Fauzi Bachtiar Achmad, Kader Lingkungan Warsiman yang merupakan Kepala Desa Mojodeso Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro, CEO Radio Suara Surabaya serta Dekan Fakultas MIPA UNESA Surabaya, Direktur W-Queen, Praktisi Lingkungan dan Kepala Bakorwil Madiun, Pamekasan, Jember, Malang dan Bojonegoro. (wan)

cww trust seal