Thursday, August 6, 2020
Depan > Kemasyarakatan > Swab Positif, Warga Desa Kropak dan Jorongan Positif Terinfeksi Virus Corona

Swab Positif, Warga Desa Kropak dan Jorongan Positif Terinfeksi Virus Corona

Reporter : Syamsul Akbar
TONGAS – Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo hingga Sabtu (11/7/2020) malam merilis terdapat tambahan 2 (dua) orang yang positif terkonfirmasi Corona Virus Disease (COVID-19) di Kabupaten Probolinggo.

Juru Bicara Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto menyampaikan dengan adanya tambahan 2 orang tersebut maka secara kumulatif total orang positif COVID-19 Kabupaten Probolinggo sebanyak 168 orang dengan keterangan 37 orang masih dirawat dan menjalani isolasi, 125 orang sembuh dan 6 orang meninggal dunia.

“Tambahan 2 orang terkonfirmasi positif COVID-19 ini merupakan Klaster Pelangi karena sumber penularannya terjadi secara horizontal dan tidak jelas dari mana. Yakni, perempuan berusia 45 tahun dari Desa Kropak Kecamatan Bantaran dan laki-laki berusia 49 tahun dari Desa Jorongan Kecamatan Leces.

Menurut Anang, untuk yang dari Desa Kropak Kecamatan Bantaran ini mempunyai keluhan sesak napas karena memang memiliki asma. Kemudian yang bersangkutan berobat ke RSUD dr. Mohamad Saleh Kota Probolinggo. Setelah dilakukan rapid test ternyata hasilnya reaktif. Selanjutnya yang bersangkutan dirujuk ke RSUD Tongas dan dilakukan pemeriksaan swab melalui TCM (Tes Cepat Molekuler) di RSUD Waluyo Jati Kraksaan.

“Ternyata hasilnya keluar hari ini positif sehingga yang bersangkutan dinyatakan terinfeksi positif COVID-19. Sekarang yang bersangkutan sedang dirawat di RSUD Tongas untuk diobati keluhannya sambil menunggu pemeriksaan swab selanjutnya,” jelasnya.

Sementara yang dari Desa Jorongan Kecamatan Leces ini terang Anang merupakan salah satu pasien yang sedang dirawat di RSU Wonolangan Dringu. Yang bersangkutan memiliki keluhan panas dan kencing manis.

“Saat dirawat ini yang bersangkutan dilakukan rapid test dan hasilnya reaktif. Kemudian dilakukan pemeriksaan swab melalui TCM di RSUD Waluyo Jati Kraksaan dan hasilnya positif terinfeksi virus Corona,” terangnya.

Anang menambahkan untuk trackingnya dari yang bersangkutan sudah dilakukan sejak dinyatakan reaktif rapid test. Bahkan orang-orang yang ada di lingkungan keluarganya sudah ditracking semua dan sebagian sudah dilakukan rapid test dan pemeriksaan swab, tetapi hasilnya masih belum keluar.

“Tetapi nanti masih akan diperdalam lagi untuk mengetahui kontak-kontak eratnya. Orang-orang yang pernah kontak dan dekat akan dilakukan pemeriksaan rapid serta pemeriksaan swab untuk mengetahui lebih jauh resiko penularannya,” pungkasnya. (wan)

cww trust seal