Friday, September 25, 2020
Depan > Kemasyarakatan > Swab Positif, 26 Orang Positif Terkonfirmasi Virus Corona

Swab Positif, 26 Orang Positif Terkonfirmasi Virus Corona

Reporter : Syamsul Akbar
GENDING – Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo hingga Selasa (25/8/2020) malam merilis orang terkonfirmasi positif Corona Virus Disease (COVID-19) di Kabupaten Probolinggo sebanyak 402 orang atau bertambah 26 orang dari sebelumnya sebanyak 376 orang dengan keterangan 73 orang masih dirawat dan menjalani isolasi, 314 orang sembuh dan 15 orang meninggal dunia

Juru Bicara Ketua Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo dr. Shodiq Tjahjono mengatakan tambahan 26 orang terkonfirmasi positif COVID-19 ini masuk ke dalam Klaster Pelangi karena penularannya terjadi secara horizontal dan tidak jelas sumbernya dari mana. Dari jumlah ini, ada 21 orang yang sedang menjalani isolasi di rumah sehat Kabupaten Probolinggo, 4 orang sedang menjalani perawatan di rumah sakit dan 1 orang meninggal dunia.

“Mereka dinyatakan positif terkonfirmasi COVID-19 berdasarkan hasil pemeriksaan swab positif dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya, ITD (Institute Topical Disease) Universitas Airlangga Surabaya, TCM (Tes Cepat Molekuler) RSUD Waluyo Jati Kraksaan dan RS Lavalette Malang,” katanya.
.
Shodiq merinci, dari 25 orang yang sedang menjalani perawatan dan isolasi ini diantaranya perempuan berusia 31 tahun dari Desa Sumberrejo Kecamatan Paiton, perempuan berusia 35 tahun dari Desa Randupitu Kecamatan Gending, perempuan berusia 36 tahun dari Desa Bucor Kulon Kecamatan Pakuniran, perempuan berusia 35 tahun dan perempuan berusia 38 tahun dari Desa Kalibuntu Kecamatan Kraksaan, perempuan berusia 33 tahun dari Desa Talkandang Kecamatan Kotaanyar dan perempuan berusia 37 tahun dari Desa Kertosono Kecamatan Gading.

Selanjutnya, perempuan berusia 42 tahun dari Desa Sambirampak Kidul Kecamatan Kotaanyar, perempuan berusia 30 tahun dari Desa Alassumur Kecamatan Besuk, perempuan berusia 37 tahun dari Desa Sukorejo Kecamatan Kotaanyar, perempuan berusia 37 tahun dan perempuan berusia 30 tahun dari Desa Bucor Wetan Kecamatan Pakuniran, perempuan berusia 32 tahun dari Desa Paiton Kecamatan Paiton, perempuan berusia 25 tahun dari Desa Pakuniran Kecamatan Pakuniran, perempuan berusia 35 tahun dari Desa Kotaanyar Kecamatan Kotaanyar dan perempuan berusia 42 tahun dari Kelurahan Kraksaan Wetan Kecamatan Kraksaan.

Kemudian, perempuan berusia 16 tahun dari Desa Banyuanyar Tengah Kecamatan Banyuanyar, perempuan berusia 29 tahun dari Desa Jangur Kecamatan Sumberasih, perempuan berusia 37 tahun dari Desa Laweyan Kecamatan Sumberasih, perempuan berusia 46 tahun dari Desa Sumberanyar Kecamatan Paiton, perempuan berusia 50 tahun dari Desa Tamansari Kecamatan Dringu, laki-laki berusia 60 tahun dari Desa Blado Wetan Kecamatan Banyuanyar, laki-laki berusia 57 tahun dari Desa Gading Kulon Kecamatan Banyuanyar, perempuan berusia 29 tahun dari Desa Jabungsisir Kecamatan Paiton dan laki-laki berusia 47 tahun dari Desa Sentong Kecamatan Krejengan.

“Ke-25 orang ini terdiri dari tenaga kesehatan sebanyak 4 orang, karyawan PT SECCO Nusantara sebanyak 16 orang, suspect sebanyak 5 orang dan rapid test reaktif sebanyak 1 orang,” jelasnya.

Menurut Shodiq, untuk orang terkonfirmasi positif COVID-19 yang masuk ke dalam OTG (Orang Tanpa Gejala) saat ini kondisinya sehat wal afiat dan sedang menjalani isolasi di rumah sehat Kabupaten Probolinggo dengan pengawasan ketat dari petugas medis Kabupaten Probolinggo.

“Sementara orang terkonfirmasi positif COVID-19 yang awalnya suspect saat ini sedang menjalani perawatan di rumah sakit untuk diobati keluhan-keluhan klinisnya. Sambil nanti akan dilakukan pemeriksaan swab evaluasi dari yang bersangkutan,” terangnya.

Shodiq menambahkan sebenarnya untuk tracingnya kebetulan sudah dilakukan semua. Baik dari kasus suspect, rapid test reaktif maupun karyawan PT SECCO Nusantara. Namun sejak dinyatakan positif terkonfirmasi COVID-19, tracingnya masih akan diperdalam lagi untuk mengetahui kontak-kontak erat yang sudah dilakukan baik di lingkungan keluarga maupun tempat kerjanya.

“Tetapi apapun nanti hasil dari tracing yang dilakukan terhadap orang-orang yang pernah kontak dan orang-orang dekatnya akan dilakukan pemeriksaan rapid serta pemeriksaan swab untuk mengetahui resiko penularannya,” pungkasnya. (wan)

cww trust seal