Saturday, May 25, 2019
Depan > Kemasyarakatan > Sinergitas PT. Jawa Power – PT. YTL Bersama Masyarakat Lestarikan Sumber Mata Air

Sinergitas PT. Jawa Power – PT. YTL Bersama Masyarakat Lestarikan Sumber Mata Air

Reporter : Hendra Trisianto

KOTAANYAR – Upayakan penyadartahuan masyarakat tentang manfaat pelestarian sumber mata air, PT. Jawa Power – PT. YTL Jawa Timur bersama warga masyarakat Desa Bhinor dan Kotaanyar bersinergi menanam ratusan bibit Bambu Petung dan pohon Gayam di sekitar sumur dan mata air tua, Jum’at (25/01/2019) pagi.

Mata air dan sumur tersebut berada di sekitar sebuah situs makam kuno (Prabu Jenggolo/sesepuh warga masyarakat Kotaanyar). Sumur tersebut masih aktif, bahkan pada saat musim kemarau debit air nya tetap stabil sehingga banyak dimanfaatkan para petani saat musim kemarau/musim tanam tembakau dengan memanfaatkan mesin pompa air.

“Penanaman bibit bambu petung disekitar mata air dan pohon gayam di aliran sungai ini nantinya akan memperkuat area tangkapan air. Hal ini merupakan salah satu upaya sebagai solusi jangka panjang bagi permasalahan kekeringan pada saat musim kemarau,” jelas Syofi’i, Kepala Bagian External Relations pada PT. YTL Jawa Timur saat berkegiatan bersama masyarakat Kotaanyar.

Syofi’i menjelaskan, sebelumnya sudah tersosialisasikan dengan baik kepada masyarakat setempat bahwa menanam bambu petung dan gayam juga akan memberikan dampak ekonomi nantinya. Selain menargetkan manfaat jangka panjang melalui aksi ini, hasil jangka menengahnya ternyata juga sangat menarik.

Kali ini sudah timbul kesadaran dari masyarakat untuk ikut andil dalam aksi menanam untuk menyelamatkan air ini. Syofi’i mengemukakan hal ini merupakan sebuah pencapaian yang baik dan tren positif yang perlu di gepuk tularkan secara terus menerus ke tengah masyarakat.
Dimana umumnya masyarakat cenderung apatis dan acuh tak acuh dengan kegiatan pelestarian lingkungan.

“Kita selalu mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam hal ini, sebenarnya mereka juga peduli tinggal bagaimana kita mengawalinya. Alhamdulillah kini mereka pelan – pelan sudah mulai paham konsepnya yaitu kalau mau panen air ya harus menabung, caranya ya dengan menanam dan merawat mata air tersebut,” tegas pria kelahiran Kota Malang ini.

Lebih lanjut Syofi’i mengemukakan, wilayah di selatan PLTU Paiton yang berkarakter berbukit dengan vegetasi tidak begitu rapat memang menjadi fokus kerja bagi CSR PT. YTL selama ini. Motivasi YTL adalah utk membantu masyarakat disini yang cenderung terdampak permasalahan kekurangan air. Setiap musim kemarau tiba, mereka harus rela merogoh rupiah sampai ratusan ribu untuk mendatangkan truk tangki air untuk Memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka.

“Untuk Kotaanyar yang penting sudah ada langkah awal dulu sebagai upaya solusi jangka panjang, nanti sambil kita kaji dan pelajari untuk program penyelesaian selanjutnya seperti pembuatan tandon air, pipanisasi, dan tabungan air melalui sumur resapan,” tandasnya. (dra)