Sunday, October 25, 2020
Depan > Kemasyarakatan > Siapkan 100 Hektar Kawasan Hutan Produktif Perhutani Untuk Petani Milenial

Siapkan 100 Hektar Kawasan Hutan Produktif Perhutani Untuk Petani Milenial

Reporter : Hendra Trisianto
KRAKSAAN – Sebanyak 100 hektar kawasan hutan produktif Perhutani di Kabupaten Probolinggo disiapkan untuk dikelola oleh para kelompok tani (poktan) dari kalangan petani milenial. Kawasan hutan tersebut berada di empat wilayah kecamatan yakni Tiris, Krucil, Gading dan Leces.

Hal ini tertuang dalam perjanjian MoU yang disepakati dan ditandatangani oleh Perhutani Probolinggo, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) dan GP Ansor Kota Kraksaan, Jum’at (16/10/2020) siang di serambi Masjid Bin Aminuddin Pondok Pesantren Hati di Dusun Toroyan Desa Rangkang Kecamatan Kraksaan.

Dalam perjanjian tersebut disepakati diantaranya adalah 40 poktan asuhan LMDH dari empat wilayah kecamatan ini boleh memanfaatkan lahan dibawah tegakan tanaman keras Perhutani dengan metode tanam tumpang sari berupa bibit jagung.

Dalam kesempatan yang sama, diserahkan juga bantuan bibit jagung secara simbolis dari Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Drs H Hasan Aminuddin M.Si kepada perwakilan Kelompok Tani dari masing-masing kecamatan sebagai starter awal bagi para petani milenial.

Ketua PC GP Ansor Kota Kraksaan Taufik merasa bersyukur atas kesempatan dan amanah tersebut. Program kerjasama ini kata Taufik senada dengan cita-citanya untuk mengembalikan spirit generasi milenial agar tidak hanya tertarik kepada hal-hal kekinian saja, akan tetapi harus bisa memajukan budaya dan semangat para pendahulu dalam dunia pertanian.

“Seperti yang selalu disampaikan pimpinan Komisi IV DPR RI kepada kami bahwasanya kesempatan dan peluang terbuka sangat lebar dalam dunia pertanian dan perkebunan. Jadi para generasi muda agar tidak hanya terpaku pada keinginan menjadi pegawai atau karyawan swasta,” kata Taufik.

Pria berbadan tegap ini menambahkan bahwa keterlibatan GP Ansor dalam hal ini juga adalah juga bertujuan untuk bisa memotivasi para kelompok tani dari kalangan generasi milenial ini untuk semangat dan turut aktif dalam memajukan sektor pertanian di desanya.

“Dari 100 hektar tersebut salah satunya kami fokuskan di Desa Betek Kecamatan Krucil, kami optimis kerjasama ini akan menuai hasil gemilang, karena mayoritas para petani milenial pemuda Ansor ini memang memiliki dasar pertanian yang kuat,” jelasnya.

Sementara, Wakil Administratur Perhutani Probolinggo Untung Saptono Hadi, sangat mengapresiasi langkah strategis tersebut. Karena pada prinsipnya pihaknya juga selalu membuka ruang pengelolaan bagi masyarakat untuk pemanfaatan kawasan hutan negara ini.

Dengan harapan yang sama, Untung mengatakan, adanya ruang pemanfaatan kawasan Perhutani yang sesuai dengan aturan yang berlaku, maka harapan yang ingin dicapai adalah dapat memberikan dampak yang positif terhadap perekonomian masyarakat yang ada di sekitar kawasan hutan.

“Kesepakatan ini sebenarnya sudah mengarah kepada perjanjian kerjasama. Terima kasih atas kesempatan dan kepercayaan ini kepada kami, dalam rangka membuka kesempatan bagi pihak lain untuk bekerja sama dalam pelestarian hutan dan pemanfaatannya sesuai dengan aturan yang berlaku,” pungkasnya. (dra)

cww trust seal