Thursday, August 6, 2020
Depan > Kemasyarakatan > Semua Pemudik Reaktif Sudah Dilakukan Pemeriksaan Swab

Semua Pemudik Reaktif Sudah Dilakukan Pemeriksaan Swab

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Saat ini semua pemudik yang reaktif berdasarkan hasil pemeriksaan rapid test sudah dilakukan pemeriksaan swab semua. Hal tersebut sesuai dari target dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo sampai hari minggu kemarin swab sudah selesai dan dikirimkan ke Provinsi Jawa Timur.

“Semoga paling lambat awal minggu depan itu sudah muncul hasil-hasilnya. Kalau pemudik itu satu kali negatif langsung bisa pulang. Kecuali yang konfirmasi evaluasi atau yang PDP harus dua kali negatif,” kata Juru Bicara Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto.

Menurut Anang, penanganannya sama dengan seperti pasien-pasien konfirmasi, mereka diberikan tempat agar melakukan physical distancing dengan harapan bisa beristirahat dan tidak berkumpul dengan siapapun.

“Kalau beristirahat mereka akan menjadi sehat dan daya tahan tubuhnya segera pulih. Makan dan gizipun kita suplay. Harapan kita Pemerintah Daerah akan membantu kepulihan daya tahan tubuh sehingga mereka kalau diswab hasilnya negatif,” jelasnya.

Untuk pasien positif COVID-19 Anang menyampaikan swabnya sudah selesai semua, terutama beberapa swab evaluasi dengan harapan minggu ini bisa keluar semua. Karena Provinsi Jawa Timur akan mencoba menyelesaikan PR-PR tanggungan yang masih menumpuk kemarin belum terselesaikan.

“Janjinya akan diselesaikan minggu ini, karena janji itulah maka Provinsi Jawa Timur mulai tanggal 12-17 Mei 2020 tidak menerima spesimen baru. Mereka khusus akan menyelesaikan yang belum selesai. Harapan saya akan bisa keluar hasil-hasil swab untuk pasien-pasien konfrmasi yang sekarang menunggu evaluasi,” terangnya.

Terkait tracking terhadap pasien positif klaster lepas, Anang menegaskan memang karena lepas lebih banyak mereka berasal dari karantina. Mereka lebih banyak telah selesai semua. Karena memang mereka belum terlalu banyak kontaknya. Ada beberapa kontaknya yang masih dicari, terutama yang tiba-tiba positif dari mana sumber penularannya.

“Contohnya yang kemarin sudah pulang dari Desa Tamansari Kecamatan Dringu itu masih belum jelas yang pulang sehat namun sumber penularannya masih belum jelas dari mana. Dan terakhir-terakhir tenaga medis yang juga positif tapi kita tidak tahu sumber penularannya dari mana. Ini yang menjadi pertanyaan-pertanyaan kita,” tegasnya.

Anang menambahkan, trackingnya ya kontak yang terdekat tapi untuk memperkirakan dari mana sumbernya masih kesulitan. “Tapi tetap orang-orang dekatnya kita lakukan tracking, rapid test dan pemeriksaan swab,” pungkasnya. (wan)

cww trust seal