Thursday, November 26, 2020
Depan > Pemerintahan > Sekda Soeparwiyono Launching Desa Clarak Sebagai Desa Tangguh COVID-19

Sekda Soeparwiyono Launching Desa Clarak Sebagai Desa Tangguh COVID-19

Reporter : Mujiono
LECES – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono melaunching Desa Tangguh COVID-19 di Kantor Desa Clarak Kecamatan Leces, Kamis (4/6/2020). Desa tangguh yang melibatkan peran serta masyarakat berkontribusi besar dalam penguatan ketahanan masyarakat di tengah pandemi COVID-19.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolres Probolinggo AKBP Ferdy Irawan dan Pabung Kodim 0820 Probolinggo Mayor Puguh Jatmiko, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kabupaten Probolinggo Tutug Edi Utomo, segenap pejabat OPD (Organisasi Perangkat Daerah) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo, Camat Leces Suatmadi serta jajaran Forkopimka Leces.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Probolinggo AKBP Ferdy Irawan menyerahkan bantuan berupa masker, handsanitizer beserta beras satu kwintal. Sedangkan Pabung 0820 Probolinggo Mayor Puguh Jatmiko memberikan bantuan masker. Bantuan tersebut diterima oleh Kepala Desa Clarak sekaligus Ketua Tim Satgas Desa Tangguh COVID-19 Desa Clarak Imam Hidayat.

Ketua Tim Satgas Desa Tangguh COVID-19 Clarak Imam Hidayat mengungkapkan warga Desa Clarak menyadari bahwa COVID-19 telah berdampak luas terhadap kehidupan sosial, ekonomi, kesehatan dan keamanan.

“Warga Desa Clarak berdasarkan Surat Edaran Kemendes PDT Nomor 8 Tahun 2020 Tentang Desa Tanggap COVID-19 dan Penegasan Padat Karya Tunai Desa. Dengan adanya wabah pandemi COVID-19 menjadi ancaman yang merugikan bagi masyarakat,”ungkapnya.

Sementara Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono menyampaikan ucapkan terima kasih kepada Camat Leces dan Kepala Desa Clarak yang telah menyediakan desanya sebagai Desa Tangguh COVID-19.

“Saya yakin Desa Clarak ini mampu menciptakan desa/kampung tangguh bencana. Salah satu kuncinya untuk mewujudkan keberhasilannya adalah kekompakan dan kebersamaan,” katanya.

Menurut Sekda Soeparwiyono, Desa Tangguh COVID-19 ini bukan untuk mengatasi permasalahan pandemi COVID-19 saja, Desa Tangguh COVID-19 terus berupaya dan dilakukan setelah usainya pendemi ini. “Harapannya, tim satgas penanganan tangguh bencana ini melaksanakan tugasnya dengan baik, melayani dalam menghadapi bencana alam maupun non alam,” tegasnya.

Sebagai tanda dilaunchingnya Desa Clarak menjadi Desa Tangguh COVID-19, Sekda Soeparwiyono didampingi Kapolres Probolinggo AKBP Ferdy Irawan dan Pabung 0820 Probolinggo Mayor Puguh Jatmiko memukul atau membunyikan kentongan sebagai tanda dibuka dan dimulainya Desa Clarak sebagai Desa Tangguh COVID-19 di Kabupaten Probolinggo. (y0n)

cww trust seal