Tuesday, August 4, 2020
Depan > Pemerintahan > Sarasehan Songsong Pelaksanaan Pilpres dan Pileg 2019

Sarasehan Songsong Pelaksanaan Pilpres dan Pileg 2019

Reporter : Hendra Trisianto
KRAKSAAN – Dalam menyongsong pelaksanaan Pilpres (Pemilihan Presiden) dan Pileg (Pemilihan Legislatif) Tahun 2019 serta Hari Jadi Kabupaten Probolinggo (Harjakabpro) ke-273, ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab (Pemerintah Kabupaten) Probolinggo serta perwakilan organisasi masyarakat mengikuti sarasehan yang mendatangkan KH Ahmad Muafiq di Gedung Islamic Center (GIC) Kota Kraksaan, Kamis (28/3/2019) siang.

Sarasehan dengan tema “Menuju Pelaksanaan Pilihan Presiden dan Legislatif Tahun 2019 yang Aman dan Damai” tersebut dihadiri oleh Bupati Probolinggo Hj P Tantriana Sari SE didampingi suaminya yang juga anggota Komisi VIII DPR RI Drs H Hasan Aminuddin, M.Si, Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo H Soeparwiyono beserta segenap pejabat OPD Kabupaten Probolinggo dan Forkopimda Probolinggo serta jajaran Komisioner KPU dan Bawaslu Kabupaten Probolinggo dan para ulama.

Dengan menghadirkan sosok ulama muda Nahdlatul Ulama yang akrab dipanggil Gus Muwafiq ini, diharapkan melalui keilmuannya yang tidak hanya ilmu agama tetapi juga ilmu kebangsaan Indonesia dan sejarah Nusantara dapat menjadi pencerahan sekaligus menginspirasi seluruh yang hadir. Terlebih lagi Gus Muwafiq juga sangat sering membahas isu-isu terbaru secara rinci dengan gaya bahas lugas dan mudah di pahami.

Diawal sambutannya, Bupati Tantri mengapresiasi segenap ikhtiar dan kerja keras Komisioner KPU dan jajarannya demi sukses dan terlaksananya beberapa hajat demokrasi di Kabupaten Probolinggo selama ini. “Kita semua patut berbangga atas beliau-beliau ini, tentunya telah banyak waktu, pikiran dan tenaga yang mereka korbankan. Semoga dengan ikhtiar bersama kita mampu melaksanakan gelaran pesta demokrasi 17 April nanti dengan aman, sukses, dan damai,” ucap Bupati Tantri.

Bupati Tantri mengemukakan tujuan utama menghadirkan para tokoh agama, tokoh masyarakat, aparatur keamanan, lengkap dengan para ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo dalam sarasehan tersebut merupakan ikhtiar bersama dengan menyamakan frekuensi visi dan misi menjelang Pemilihan Presiden dan Legislatif mendatang.

“Frekuensi ini yaitu sama-sama berkeinginan mensukseskan pelaksanaan hajat demokrasi yang jujur, adil, aman dan damai di Kabupaten Probolinggo dengan tingkat kehadiran pemilih sebesar 80%. Merupakan beban moral kita bersama untuk meyakinkan dan menggerakkan masyarakat khususnya generasi muda untuk tidak berlaku apatis,” tegasnya.

Lebih lanjut Bupati Tantri menjelaskan, problema yang kerap terjadi pada setiap pesta demokrasi adalah kecenderungan masyarakat yang begitu gampang diadu domba. Fenomena saat ini kata Bupati Tantri, saling hujat dan memaki antar pendukung demi membela tokoh pilihannya dan menyampaikan aspirasinya seakan menjadi budaya baru di negara yang dikenal dengan budaya santun ini.

Oleh sebab itu, Bupati Tantri menghimbau kepada semua kalangan untuk menjadi keprihatinan dan introspeksi bersama dari semua kalangan. “Saya selaku Bupati Probolinggo selalu berharap agar perpecahan seperti ini tidak terjadi di Kabupaten Probolinggo, demokrasi seharusnya mencerdaskan bukan malah membodohkan. Perbedaan adalah harmoni sebuah demokrasi, semangat inilah yang harus kita tularkan kepada generasi penerus kita,” harapnya.

Saat itu Bupati Tantri menutup sambutannya dengan meminta kesiapan seluruh yang hadir, khususnya kepala desa, camat, jajaran Polsek dan Koramil se-Kabupaten Probolinggo untuk mengawal proses Pemilihan Presiden dan Legislatif dengan sepenuh hati dan tenaga di setiap tahapannya. Tidak itu saja mereka juga diminta kesanggupannya untuk menciptakan kondusifitas dan keamanan di Kabupaten Probolinggo.

“Mari kita jaga bersama wilayah kita untuk meminimalisir upaya orang-orang yang ingin memecah belah keguyuban dan persatuan masyarakat Kabupaten Probolinggo. Kita mohon dan berdoa bersama kepada Allah SWT untuk kemudahan dan kelancaran proses pesta demokrasi nanti di daerah Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya. (dra)

cww trust seal