Friday, September 20, 2019
Depan > Pendidikan > Sarasehan Penguatan Dukungan Desa Dalam Program PAUD dan Dikmas

Sarasehan Penguatan Dukungan Desa Dalam Program PAUD dan Dikmas

Reporter : Syamsul Akbar
BESUK – Dalam rangka memperingati Hari Aksara Internasional (HAI) ke-54 tahun 2019, Pemerintah Desa Sumberan Kecamatan Besuk bekerja sama dengan Penilik Diktara Kecamatan Besuk dan mahasiswa KKN Universitas Nurul Jadid (UNUJA) Paiton menggelar sarasehan penguatan dukungan desa dalam program PAUD dan Dikmas, Senin (9/9/2019).

Sarasehan yang digelar di Balai Desa Sumberan Kecamatan Besuk sebagai bagian dari kegiatan serah terima mahasiswa KKN UNUJA Paiton ini mengambil tema “Ragam Budaya dalam Literasi Masyarakat”.

Kegiatan ini diikuti oleh 50 undangan peserta terdiri dari Sekretaris Kecamatan Besuk A’at Kardono, Kasi Kesra, Babinsa, Dosen Pembimbing KKN Mahasiswi Universitas Nurul Jadid (UNUJA) Paiton, Penilik Diktara, guru TK/PAUD se-Desa Sumberan, perwakilan kader PKK, LKD, BPD dan lain sebagainya.

Dalam sambutannya Kepala Desa Sumberan Hasyim Sa’id Mansur menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua undangan, para mahasiswi dan dosen pembimbing lapang, para guru PAUD, perangkat desa serta Penilik Diktara bersama Tim PKBM Insan Cendekia yang telah sukses mendesain kegiatan HAI ke-54 ini sangat meriah dan berkesan.

“Kami terus mendukung program PAUD dan Dikmas melalui kebijakan dan anggaran desa secara bertahap. Apalagi penuntasan buta aksara yang memang tergolong berat, tapi dengan dibantu dan kerjasama Insya Allah ringan dan optimis. Masih banyak permasalahan lainnya yang masih perlu mendapat perhatian seperti isu stunting, kesehatan lansia, ekonomi masyarakat, akses lapangan kerja bagi pemuda desa, anak tidak sekolah, sarana pendidikan, sanitasi, PHBS dan lain sebagainya,” ungkapnya.

Sementara Penilik Diktara Kecamatan Besuk Massajo sebagai narasumber dalam paparannya menyampaikan sejarah panjang pola penuntasan buta aksara dari zaman awal kemerdekaan hingga saat ini tentu tidak lepas dari kebijakan pusat.

“HAI sebagai momentum apresiasi bagi perkembangan peningkatan angka melek aksara dan penghargaan kepada para PTK (Pendidik dan Tenaga Kependidikan) dan peserta didik pendidikan non formal atas semangat, kinerja dan prestasinya dalam menyukseskan program-program PAUD dan Dikmas,” katanya.

Menurut Massajo, pendidikan non formal saat ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, bukan hanya berfungsi sebagai pengganti, menambah dan melengkapi kebutuhan layanan pendidikan namun sudah menjadi alternatif pilihan masyarakat.

“Saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala Desa Sumberan yang telah memfasilitasi suksesnya acara peringatan HAI tahun 2019. Penilik hanya punya ide gagasan dan siap bekerja, sedang fasilitas pembiayaan sepenuhnya didukung Bapak Kepala Desa. Tentu sebuah kepercayaan kepada kami untuk terus bekerja membantu desa, khususnya program PAUD dan Dikmas, selebihnya manakala desa memerlukan kami baik tenagapun pikiran, tentu kami siap membantu,” jelasnya.

Kegiatan ini ditutup ramah tamah dengan pemotongan tumpeng tasyakuran HAI oleh Kepala Desa Sumberan dan diserahkan kepada Sekretaris Kecamatan Besuk A’at Kardono dan Penilik Diktara Kecamatan Besuk Massajo. “Harapannya tahun yang akan datang kegiatan semacam ini bisa lebih meriah dan sukses,” ujar Sekreataris Kecamatan Besuk A’at Kardono.

Dosen Pembimbing KKN UNUJA Paiton Muhammad Mushfi El Iqbali mengaku sangat mendukung kegiatan peringatan HAI ke-54. Sekaligus seremonial penyerahan mahasiswi KKN selama 4 bulan di Desa Sumberan dengan program literasi masyarakat sejalan dengan arahan Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo. (wan)