Friday, September 20, 2019
Depan > Kemasyarakatan > Sarasehan CSR, Pemkab-PT PJB UP Paiton Sinergi Percepatan Pembangunan

Sarasehan CSR, Pemkab-PT PJB UP Paiton Sinergi Percepatan Pembangunan

Reporter : Hendra Trisianto
PAITON – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo dan PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB) UP Paiton akan terus bersinergi dalam upaya percepatan pembangunan di wilayah Kabupaten Probolinggo dalam rangka mensejahterakan masyarakat.

Komitmen ini disepakati bersama pada Sarasehan Corporate Social Responsibility (CSR) dengan tema “Sinergi Peran Dalam Program Pemberdayaan Masyarakat”, Jum’at (13/9/2019) pagi di ruang pertemuan Paiton Resort Hotel Desa Bhinor Kecamatan Paiton.

Bertindak sebagai narasumber dalam sarasehan tersebut, General Manager PT PJB UP Paiton Mustofa Abdillah, Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs HA Timbul Prihanjoko serta dari perwakilan akademisi. Yakni, Dr. Trisjatmiko selaku Ketua Department Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan dari Universitas Gajah Mada serta Prof. Sudarto, mantan Rektor Universitas Diponegoro Semarang.

Uniknya seluruh peserta sarasehan saat itu wajib untuk mengenakan salah satu model Udheng Paitonan. Salah satu handycraft karya masyarakat Kecamatan Paiton yang kini semakin ngetren di lingkungan Kabupaten Probolinggo.

Berkesempatan untuk membuka jalannya sarasehan tersebut adalah Sekretaris PT PJB UP Paiton Muhammad Badar. Dalam sambutannya ia mengapresiasi jalinan sinergitas selama ini bersama Pemerintah Kabupaten Probolinggo yang juga berperan penting dalam menghantar pihaknya secara berkesinambungan meraih prestasi proper emas.

Sisi lain dari jalinan sinergitas tersebut menurut Badar adalah Program CSR bagi masyarakat. Dimana saat ini yang perkembangannya terlihat begitu pesat dan cepat adalah pantai wisata Bhinor Harmony (Bohay) yang semakin hari semakin molek dan digemari wisatawan karena keasrian pantai dan terumbu karangnya.

“Sangat terlihat jelas adanya hubungan harmoni antara lingkungan, alam dan industri. Hal ini sesuai dengan regulasi yang telah dibuat pemerintah dalam pengelolaan sumber daya alam yang tepat tanpa mencemari lingkungan sekitar,” kata Muhammad Badar.

“Kami menyadari hal ini tidak mungkin tercapai tanpa adanya sinergi dan support dari Pemkab dan masyarakat Kabupaten Probolinggo. Kami berharap sinergi ini terus terjalin dan dipertahankan untuk menghasilkan hal-hal positif bagi masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu Wabup Probolinggo Timbul Prihanjoko dalam salah satu paparannya mengatakan bahwa kesejahteraan masyarakat merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, perusahaan swasta dan kelompok masyarakat itu sendiri. Oleh karena itu sinergi peran yang telah terjalin ini bisa berjalan semakin optimal dan akhirnya bisa memberikan kesejahteraan bagi seluruh pihak.

“Contoh lain upaya mensejahterakan masyarakat bersama pihak swasta selama ini di Kabupaten Probolinggo adalah program renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Alhamdulillah bersama PT PJB UP Paiton kami juga sama-sama berkomitmen dalam mensejahterakan masyarakat,” pungkasnya. (dra)