Monday, August 10, 2020
Depan > Kesehatan > Ruang NICU RSUD Waluyo Jati Kraksaan Diresmikan

Ruang NICU RSUD Waluyo Jati Kraksaan Diresmikan

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Saat ini RSUD Waluyo Jati Kraksaan telah memiliki ruang pelayanan Neonatal Intensive Care Unit (NICU) yang lebih luas, lebih lengkap dan lebih representatif dari sebelumnya. Pemanfaatan ruang NICU inipun diresmikan oleh Direktur RSUD Waluyo Jati Kraksaan dr. Mansur, Rabu (6/5/2020) siang.

Peresmian ini ditandai dengan pengguntingan pita di depan pintu masuk ruang NICU dan dilanjutkan dengan penandatanganan bersama oleh Direktur RSUD Waluyo Jati Kraksaan dr. Mansur bersama dengan jajaran.

Di tengah-tengah pandemi wabah Corona Virus Disease (COVID-19), peresmian ruang NICU ini hanya dihadiri jajaran internal RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Disamping itu, peresmian NICU ini juga menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan bimbingan KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) terhadap ibu yang baru saja melahirkan di depan ruang NICU oleh Kepala Staf Medik (KSM) dr. Made Suderata, SpA didampingi Konsultan dr. Moh. Rezza,SpA, Biomed (K), Direktur RSUD Waluyo Jati Kraksaan dr. Mansur dan segenap jajaran.

Selanjutnya dilakukan peninjauan ruang NICU RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Karena ruangan steril, maka tidak semua orang bisa masuk ke ruangan tersebut. Bagi yang masukkan harus menggunakan segaram khusus yang telah disediakan dan masker medis.

Direktur RSUD Waluyo Jati Kraksaan dr. Mansur mengungkapkan keberadaan ruang NICU ini merupakan cita-cita yang lama sejak tahun 2002 silam. Hal ini memang untuk merespon permasalahan yang dihadapi oleh Pemkab Probolinggo.

“Diantara bayi yang BBLR (Berat Bayi Lahir Rendah) tersebut diantaranya harus dirawat disini. Alatnya ada dan teman-teman perawatnya sudah kita latih dan dokternya lengkap yang bertanggungjawab sudah jelas. Nanti bayi yang baru lahir bisa langsung ke NICU. Tetapi yang dari luar harus masuk di ruang isolasi yang sudah tersedia,” katanya.

Dengan adanya ruang NICU ini Mansur berharap tentunya bayi-bayi yang BBLR tersebut tertolong, selamat dan sehat. Sehat itu artinya otaknya sehat tidak menjadi beban orang tuanya dan bagi kita semuanya.

“Setidaknya dengan adanya peralatan yang lengkap disini, walaupun nanti lahirnya BBLR, sekolahnya akan pintar. Jadi tidak hanya menyelamatkan saja. Semuanya dalam rangka menyiapkan generasi kita ke depan walaupun diawal lahirnya dia tidak normal,” harapnya.

Sementara Konsultan dr. Moh. Rezza,SpA, Biomed (K) menyampaikan dengan dibukanya ruang NICU level 3 itu minimal alat-alat standarnya penunjang hidup itu penting dalam menangani kelahiran anak. Terutama prematur dengan berat badan konsentasj dibawah 1.500 dibantu alat bantu napas mulai dari ventilator, penatalaksanaan pemenuhan nutrisi.

“Dimana dibutuhkan bayi yang lahir itu ternyata tidak mampu mendapatkan nutrisi yang tepat. Sehingga dengan adanya kelengkapan alat dan pengobatan disini serta dengan adanya perawat yang terlatih mampu membuat situasi bayi walaupun lahir diluar kandungan dalam kondisi prematur tetap merasa nyaman seperti di dalam kandungan,” ujarnya.

Selain itu jelas Rezza, imunitas terjaga dengan baik terutama support untuk penunjang hidup paling tinggi alat bantu napas sudah tersedia, inkubator lengkap dan bagaimana petugas sesuai kompetensinya karena telah terlatih. Jadi gambaran tersebut di ruangan ini sudah terpenuhi tinggal mengkolaborasikannya dengan semua tim.

“Harapannya bisa terjalin dan mengeluarkan out come bayi lulus tidak hanya hidup tapi kualitasnya meningkat. Komitmen kita target menurunkan angka kematian bayi serta lulusan semua NICU yang sudah dirawat meningkatkan kualitas dari lulusan hidup bayi-bayi tersebut,” tegasnya.

Sedangkan Kepala Staf Medik (KSM) dr. Made Suderata, SpA Made mengungkapkan dengan diresmikannya NICU ini RSUD Waluyo Jati Kraksaan mempunyai tiga ruangan untuk perawatan bayi. Yakni, ruang rawat ibu, ruang ibu dan persalinan dan ruang NICU.

“Mudah-mudahan dengan ketiga ruangan ini akan dinamis lagi pasien-pasien yang ada di RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Harapannya dengan ketiga ruangan ini, bayi yang lahir di RSUD Waluyo Jati Kraksaan dalam kondisinya begitu keluar dari rumah sakit sehat dan tidak ada kecacatan,” katanya. (wan)

cww trust seal