Tuesday, August 4, 2020
Depan > Kesehatan > RSUD Waluyo Jati Kraksaan Sembelih 1 Ekor Sapi dan 11 Ekor Kambing

RSUD Waluyo Jati Kraksaan Sembelih 1 Ekor Sapi dan 11 Ekor Kambing

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Dalam momentum Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriyah ini, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waluyo Jati Kraksaan melaksanakan penyembelihan hewan kurban berupa 1 ekor sapi dan 11 ekor kambing, Jum’at (31/7/2020) pagi.

Prosesi penyembelihan hewan kurban ini diawali dengan penyerahan penyerahan hewan kurban dari Direktur RSUD Waluyo Jati Kraksaan dr. Mansur kepada wali waris dalam hal ini Sekretaris RSUD Waluyo Jati Kraksaan dr. Moch. Asjroel Sjakrie untuk selanjutnya dilakukan penyembelihan oleh panitia kurban Idul Adha 1441 Hijriyah Musholla Ar-Rahmah RSUD Waluyo Jati Kraksaan.

Direktur RSUD Waluyo Jati Kraksaan dr. Mansur mengungkapkan penyembelihan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha ini rutin dilaksanakan oleh jajaran RSUD Waluyo Jati Kraksaan dan sekarang sudah masuk tahun ke-11. Nantinya daging hewan kurban ini akan diberikan kepada yang berhak, salah satunya petugas kebersihan rumah sakit dan warga sekitar rumah sakit.

“Hewan kurban berupa 11 ekor kambing ini merupakan amanah dari jajaran di RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Sementara 1 ekor sapi berasal dari Bank Jatim Cabang Kraksaan,” ungkapnya.

Sehubungan dengan masih dalam suasana wabah COVID-19 jelas Mansur, daging kurban ini diharapkan dapat memberikan nilai gizi tambahan bagi masyarakat yang menerima sehingga semuanya sehat tidak terkena COVID-19, baik warga rumah sakit maupun masyarakat yang ada di sekitar rumah sakit.

“Penyembelihan hewan kurban ini dilakukan untuk meneladani pengorbanan yang cukup berat dan ikhlas yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail. Sebagai umat Nabi Muhammad SAW, maka kita harus bisa mengaktulisasikan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya berkurban waktu, harta dan ilmu dalam melayani masyarakat,” jelasnya.

Mansur mengharapkan doa bersama agar pandemi COVID-19 ini bisa segera berakhir. “Kami warga rumah sakit juga meminta doa masyarakat luas agar senantiasa diberikan kesehatan yang prima dan diberikan kekuatan untuk selalu memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat, khususnya dalam masa pandemi COVID-19,” tegasnya.

Menurut Mansur, pengorbanan yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail sedemikian besar dan berat, tetapi mampu dijalankan dengan ikhlas. Oleh karena itu, warga rumah sakit harus mengimplementasikan pengorbanan tersebut untuk berkurban dalam hal memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Tentunya dengan ilmu dan kompetensinya masing-masing dengan berupaya memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat yang berobat ke rumah sakit,” pungkasnya. (wan)

cww trust seal