Wednesday, November 20, 2019
Depan > Kesehatan > RSUD Waluyo Jati Kraksaan Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan dan Keselamatan Pasien

RSUD Waluyo Jati Kraksaan Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan dan Keselamatan Pasien

Reporter : Hendra Trisianto
KRAKSAAN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waluyo Jati Kraksaan berkomitmen meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Pakta Integritas oleh
Bupati Probolinggo Hj P. Tantriana Sari, SE dengan RSUD Waluyo Jati, Senin (24/6/2019) pagi, di ruang pertemuan Tengger Kantor Bupati Probolinggo.

Agenda tersebut terangkai bersama kegiatan Rapat Kerja III RSUD Waluyo Jati Kraksaan bersama Bupati Probolinggo dan Dewan Pengawas. Sekaligus penandatanganan Pakta Integritas oleh Direktur RSUD Waluyo Jati dr Mansur dengan Komite Medik, Komite Keperawatan dan Komite Tenaga Kesehatan.

Dalam sambutannya, Bupati Tantri mengapresiasi data hasil kinerja RSUD Waluyo Jati Kraksaan yang menunjukkan capaian-capaian yang baik. Diantaranya yang mempunyai nilai baik adalah selain jumlah kunjungan meningkat, tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan instalasi rawat inap dan layanan farmasi juga dinilai baik.

“Capaian yang signifikan dan menggembirakan adalah komplain pasien menurun drastis. Semoga data yang tersaji ini betul-betul merepresentasikan kondisi sebenarnya. Semoga cita-cita RSUD Waluyo Jati Kraksaan menjadi ‘rumah sakit tujuan’ benar-benar terwujud dan apa yang menjadi rencana baik ke depannya dimudahkan oleh Allah SWT,” kata Bupati Tantri.

Bupati Tantri berharap raker ini akan menjadi sebuah ikhtiar bersama untuk mendapatkan solusi terhadap segala permasalahan sekaligus untuk memastikan bahwa seluruh elemen yang dimiliki RSUD Waluyo Jati Kraksaan bisa memahami dan menyesuaikan diri dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo.

Lebih lanjut Bupati Tantri mengatakan dengan adanya susunan manajemen baru dan personil-personil pilihan didalamnya, pihaknya menaruh harapan besar kepada RSUD Waluyo Jati Kraksaan agar ke depannya tidak saja mampu naik kelas B, namun juga tercipta image mampu melayani dengan lebih baik siapapun yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

“Bangun kekompakan dan kesolidan sehingga tercipta budaya kerja lebih baik, yakni bekerja dengan dilandasi hati penuh keikhlasan. Kami yakin jika budaya ini bisa diciptakan maka seluruh elemen pelayanan yang ada di rumah sakit tidak hanya mampu melayani pasien saja, tetapi juga amanah dalam manajemen yang sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

“Kami akan terus mendorong RSUD Waluyo Jati Kraksaan agar terus berbenah dan berinovasi, salah satunya dengan penguatan teknologi informasi, sehingga ke depan sudah tidak boleh ada lagi gaya lama, proses layanan berbelit dan memerlukan waktu yang lama. Alhamdulillah dalam kurun waktu 6 tahun terakhir ini kami lihat sudah jauh lebih baik dan kami semua mengapresiasi hal ini,” imbuhnya.

Dalam raker tersebut seluruh peserta raker juga berkesempatan mendapatkan workshop tentang Lean Hospital dalam upayakan meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien, sekaligus materi paparan dari Direktur dan Dewan Pengawas RSUD Waluyo Jati Kraksaan. (dra)

cww trust seal