Tuesday, September 29, 2020
Depan > Kesehatan > RKIH dan Doctorshare Serahkan Bantuan Ventilator dan 10 Paket APD

RKIH dan Doctorshare Serahkan Bantuan Ventilator dan 10 Paket APD

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Rumah Kreasi Indonesia Hebat (RKIH) Provinsi Jawa Timur bersama Doctorshare (Rumah Sakit Terapung) menyerahkan bantuan berupa ventilator dan 10 paket APD (Alat Pelindung Diri) kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo, Minggu (13/9/2020) pagi di RSUD Waluyo Jati Kraksaan.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Ketua Rombongan Doctorshare dr. Ivan Reynaldo Lubis dan Ketua RKIH Provinsi Jawa Timur Erwin Leonard Silitonga kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo dr. Shodiq Tjahjono dan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Waluyo Jati Kraksaan dr. Moch. Asjroel Sjakrie.

Penyerahan bantuan ventilator dan 10 paket APD ini disaksikan oleh para kepala puskesmas di Kabupaten Probolinggo serta Ketua RKIH Kabupaten Probolinggo Mahrus Ali bersama 10 orang pengurus.

Kegiatan ini diawali dengan penerimaan 21 orang rombongan Tim Doctorshare dan RKIH Provinsi Jawa Timur di ruang pertemuan RSUD Waluyo Jati Kraksaan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Ketua RKIH Provinsi Jawa Timur Erwin Leonard Silitonga mengharapkan agar kerja sama dan sinergitas antara RKIH dan Pemerintah Kabupaten Probolinggo terus berlanjut dan bisa lebih ditingkatkan.

“Saya percaya program RKIH selalu sinergi dengan Pemerintah Daerah. Mohon doa dan dukungannya agar semua program RKIH semua berjalan lancar. Semoga COVID-19 segera dihilangkan dari muka bumi ini,” harapnya.

Sementara Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo dr. Shodiq Tjahjono menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan ventilator dan APD dari RKIH Provinsi Jawa Timur dan Doctorshare kepada Pemerintah Kabupaten Probolinggo.

“Mudah-mudahan RKIH Jawa Timur ini bisa berperan yang lebih di Jawa Timur. Kami berharap ke depan tidak hanya sumbangan berupa sarpras saja, tapi sumbangan peran serta langsung dari RKIH di tengah-tengah masyarakat,” katanya.

Shodiq mencontohkan relawan-relawan tangguh dari RKIH ini bisa membantu Pemerintah Daerah dalam mengedukasi masyarakat agar membiasakan memakai masker, mengambil jarak dan cuci tangan.

“Itu akan lebih bagus lagi, karena semua dari relawan tangguh ini bisa berperan disitu. Kita berharap masyarakat semakin lama semakin terbiasa dengan era baru dan protokol kesehatan baru dalam menghadapi COVID-19,” tegasnya.

Sedangkan Plt Direktur RSUD WaluyoJati Kraksaan dr. Moch. Asjroel Sjakrie mengharapkan kepada masyarakat untuk senantiasa patuh kepada protokol kesehatan. Rumah sakit itu hanya sekedar sarana bagaimana puncak pelayanan dari COVID-19. Kalau masyarakat masih tidak mau memakai masker, cuci tangan secara tertib dan tidak mau menerapkan physical distancing tidak akan ada gunanya rumah sakit.

“Tenaga dan fasilitas kami terbatas dan seberapapun banyaknya tenaga dan fasilitas yang disediakan pasti akan kelelahan dan tidak akan tercukupi. Dan yang terpenting, mari kita ikuti protokol kesehatan yang sudah dicanangkan oleh pemerintah. Dalam penanganan ini semua tidak hanya sarpas tapi juga pikiran dan semangatnya untuk menggugah masyarakat senantiasa patuh terhadap protokol kesehatan,” ujarnya.

Ketua RKIH Kabupaten Probolinggo Mahrus Ali mengharapkan gerakan dari RKIH ini bisa membantu masyarakat dalam rangka menekan penyebaran COVID-19, khususnya di Kabupaten Probolinggo. “Ke depan RKIH akan siap bersama-sama Pemerintah Daerah dan masyarakat untuk menanggulangi masalah-masalah di tengah-tengah masyarakat,” katanya. (wan)

cww trust seal