Friday, September 20, 2019
Depan > Informasi Layak Anak > Rintisan Pos PAUD Desa Sindetlami Resmi Dibuka

Rintisan Pos PAUD Desa Sindetlami Resmi Dibuka

Reporter : Syamsul Akbar
BESUK – Rintisan Pos PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) Desa Sindetlami Kecamatan Besuk resmi dibuka, Sabtu (7/9/2019). Desa Sindetlami merupakan desa ke-10 rintisan Pos PAUD dari 17 desa yang ada di Kecamatan Besuk.

Setelah Pos PAUD berjalan di tahun kedua ini, sudah mulai dirasakan manfaat dan perubahan ke arah yang sangat positif baik oleh para orang tua baduta, para guru Pos PAUD, kader desa bahkan oleh kepala desa setempat.

Sejak awal rintisan, Penilik Diktara Kecamatan Besuk Massajo dalam memberikan sosialisasi baik di tingkat kecamatan, desa bahkan di lembaga PAUD, rambu-rambu yang harus diperhatikan dalam penyelenggaraan Program PAUD dan Dikmas antara lain baca dan pahami regulasi juknis yang berkenaan dengan program yang akan dikerjakan, sinergikan dengan program dan kebijakan kepala desa serta susun tim work dengan melibatkan SDM yang ada di desa dan lembaga.

Selanjutnya membuat MoU (Memorandum of Understanding), kerangka acuan kerja dan SOP kegiatan, buat inovasi dan kreasi dengan desain menarik dan bersifat kearifan lokal serta siapkan kegiatan bimtek, workshop maupun diklat agar para pelaksana kegiatan memiliki kompetensi sesuai dengan juknis dan program yang dikerjakan.

“Kami menyakini, tidak semua SDM di desa secara instan diperoleh dan siap bekerja. Perlu identifikasi dan seleksi baru kemudian membuat skedull perencanaan dan realisasi program,” ungkap Penilik Diktara Kecamatan Besuk Massajo.

Massajo mengharapkan semua desa dapat menyelenggarakan Pos PAUD sesuai juknis, sebagaimana support Camat Besuk dan desa diharapkan dapat menyelenggarakan program-program layanan dasar baik pendidikan, kesehatan maupun lainnya sebagaimana ketentuan regulasi yang ada.

“Desa diharapkan aktif konsultasi dan minta pembinaan khususnya tentang PAUD dan Dikmas kepada Penilik Kecamatan Besuk, satuan PKBM yang ada dan sudah terakreditasi, tentunya dengan instansi terkait lainnya agar dapat mengoptimalkan peran, fungsi dan outputnya bagi pembangunan desa,” harapnya. (wan)