Friday, November 22, 2019
Depan > Kesehatan > Revitalisasi Desa/Kelurahan Siaga Aktif Bagi Petugas Kesehatan di Desa

Revitalisasi Desa/Kelurahan Siaga Aktif Bagi Petugas Kesehatan di Desa

Reporter : Syamsul Akbar
GADING – Sebagai upaya meningkatkan kapasitas petugas kesehatan di desa (perawat dan bidan di ponkesdes) dalam upaya mengaktifkan desa/kelurahan siaga aktif di Kabupaten Probolinggo, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo menggelar kegiatan revitalisasi desa/kelurahan siaga aktif bagi petugas kesehatan di desa se-Kabupaten Probolinggo.

Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel dan Waterpark Kampoeng Kita Desa Condong Kecamatan Gading ini dibagi menjadi 3 (tiga) angkatan dan masing-masing diikuti oleh 40 orang peserta terdiri dari perawat dan bidan ponkesdes. Kegiatan ini dibuka secara resmi, Rabu (20/3/2019).

Angkatan I dilaksanakan Rabu dan Kamis (20-21/3/2019) dengan peserta dari Puskesmas Paiton, Jabung Sisir, Pakuniran, Glagah, Besuk dan Bago. Angkatan II dilaksanakan Senin dan Selasa (25-26/3/2019) dengan peserta dari Puskesmas Kraksaan, Pajarakan, Krucil, Tiris dan Ranugedang. Serta angkatan III dilaksanakan Jum’at dan Sabtu (29-30/3/2019) dengan peserta dari Puskesmas Kotaanyar, Krejengan, Wangkal dan Condong.

Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto mengharapkan agar dengan kegiatan revitalisasi desa/kelurahan siaga aktif ini desa siaga yang ada bisa semakin aktif sehingga mendorong kemandirian masyarakat untuk menjaga kesehatan, baik dalam upaya menciptakan layanan kesehatan yang baik maupun mengupayakan pembiayaan kesehatan.

“Dampak yang kami harapkan dari kegiatan ini akan menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) serta pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) yang saat ini menjadi permasalahan kita bersama,” katanya.

Sementara Kasi Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat Dinkes Kabupaten Probolinggo Sri Rusminah mengungkapkan upaya promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan ditujukan untuk mencapai target di tahun 2018 yaitu indikator desa siaga aktif Purnama Mandiri 13% dan Posyandu Purnama Mandiri 72%.

“Hasil capaian di Kabupaten Probolinggo tahun 2018, untuk posyandu purnama mandiri sudah melebihi target yaitu 74%. Sedangkan desa/kelurahan siaga PURI belum mencapai target yaitu sebesar 1%,” ungkapnya.

Menurut Rusminah, melalui desa/kelurahan siaga aktif diharapkan kasus-kasus penyakit baik menular maupun tidak menular dapat ditekan, masyarakat aktif mengembangkan kesiapsiagaan dalam penanggulangan bencana dan mewujudkan lingkungan yang sehat.

“Disamping itu, untuk meningkatkan cakupan dan kualitas desa siaga aktif PURI di Kabupaten Probolinggo. Serta meningkatkan upaya pencegahan dan penanggulangan masalah kesehatan prioritas. Untuk mewujudkan hal tersebut, maka upayanya adalah meningkatkan kegiatan pengembangan desa/kelurahan siaga aktif agar meningkat stratanya,” pungkasnya.

Selama kegiatan ini para perawat dan bidan ponkesdes ini mendapatkan materi kebijakan dan strategi peningkatan desa/kelurahan siaga aktif, P4K, pencatatan dan pelaporan P4K, Survey Mawas Diri (SMD), Musyawarah Masyarakat Desa (MMD), telaah desa siaga, poskesdes, pencatatan dan pelaporan desa siaga serta sarana alkes dalam mendukung penanganan kegawatdaruratan di desa. (wan)

cww trust seal