Tuesday, October 22, 2019
Depan > Kemasyarakatan > Rajabiyah Sebagai Momentum Menyambut Datangnya Bulan Suci Ramadhan

Rajabiyah Sebagai Momentum Menyambut Datangnya Bulan Suci Ramadhan

Reporter : Hendra Trisianto

TIRIS – Bupati Probolinggo Hj P Tantriana Sari didampingi suami Drs H Hasan Aminuddin M.Si menghadiri kegiatan Safari Rajabiyah bersama segenap elemen masyarakat kecamatan Tiris, kemarin Senin, (11/03/2019) siang di lapangan Kawula Bhakti Tiris.

Safari Rajabiyah dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan sekaligus memperingati Isro’ Mi’roj Nabi Muhammad SAW tersebut dikemas dalam sebuah pengajian umum bersama segenap elemen masyarakat kecamatan Tiris.

Safari Rajabiyah yang diikuti oleh ribuan masyarakat dari berbagai elemen ini dihadiri oleh sejumlah pejabat Pemkab Probolinggo, anggota DPRD Kabupaten Probolinggo, Camat Tiris dan pejabat Forkopimka Tiris lainnya, jajaran Pengurus MWC NU, Kades dan Guru se – kecamatan Tiris.

Dalam tausiahnya Hasan Aminuddin menyebutkan Rajabiyah adalah sebagai momentum introspeksi untuk meningkatkan hablumminallah dan hablumminannas. Khususnya bagi para tokoh pemimpin, karena sebagai pimpinan akan menjadi tauladan bagi lingkungan sekitar.

“Kita sebagai orang tua juga ibarat pemimpin rumah tangga yang akan menjadi contoh bagi anak – anak kita, karena banyak saat ini para pemimpin yang lalai karena manusia saat ini lebih asik memikirkan dunia daripada akhirat,” katanya.

Hasan Aminuddin menuturkan Potret masyarakat umat islam saat ini cenderung hubbud dunya (cinta dunia yang berlebihan) dibanding dengan orientasi akhiratnya. Ikhlas sudah luntur lebih banyak yang komersial maupun materialistik. Sehingga keyakinan, keimanan serta tingkat Ketaqwaan umat Islam hari ini sudah banyak berkurang.

“Rajabiyah ini merupakan warning sekaligus untuk mengingatkan kepada kita semua bahwa bulan suci Ramadhan akan segera tiba. Mengapa harus diingatkan? Sebab manusia sering sibuk karena pergeseran ibadah dan hubbud dunya (cinta dunia) yang berlebihan serta lupa terhadap akhiratnya,” tegasnya.

Lebih lanjut suami Bupati Probolinggo ini mengemukakan, nomentum Rajabiyah juga tak ubahnya sebagai alarm pengingat kita bahwa Ramadhan hampir tiba. Oleh karena itu kata Hasan Aminuddin tingkatkan nilai ibadah agar pada saatnya Ramadhan tiba, kita semua sudah siap lahir dan batin.

“Bulan Rajab itu adalah salah satu bulan yang di muliakan oleh Allah Swt, oleh karena itu mari kita jadikan sebagai momen instropeksi agar lebih bersiap lahir dan batin dalam menyongsong hadirnya bulan suci Ramadhan 1440 H dalam beberapa bulan kedepan ini,” tandasnya. (dra)