Tuesday, July 16, 2019
Depan > Kesehatan > Puskesmas Kraksaan Mulai Uji Coba Penerapan Pendaftaran Online Bagi Pasien

Puskesmas Kraksaan Mulai Uji Coba Penerapan Pendaftaran Online Bagi Pasien

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Mulai awal Juli 2019, Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kraksaan mulai melakukan uji coba penerapan pendaftaran secara online bagi pasien. Pendaftaran online ini bisa dilakukan masyarakat melalui smartphone dengan mengakses http://kraksaan.antrianpasien.id.

Sebelumnya Puskesmas Kraksaan sudah ada 3 (pilihan) pendaftaran secara offline. Yakni dengan menggunakan jempol, barcode kartu BPJS serta scan KTP elektronik menggunakan RFID (Radio Frequency Identification).

Kepala Puskesmas Kraksaan Nuryakub mengungkapkan inovasi pendaftaran online bagi pasien ini dilakukan karena awalnya terjadi penumpukan antrian pasien yang akan mendaftar. Hal inilah yang menyebabkan petugas loket merasa kewalahan.

“Semangat kita adalah untuk mempercepat dan memudahkan pelayanan bagi masyarakat. Karena masih dalam tahap uji coba, maka setiap harinya pendaftaran online dibatasi hanya 10 orang saja. Namun ke depan sambil dievaluasi, akan ada penambahan kuota,” ungkapnya.

Dengan inovasi ini jelas Nuryakub, masyarakat tinggal mengakses http://kraksaan.antrianpasien.id. Selanjutnya pilih menu daftar dan isi formulir yang sudah disediakan. Mulai dari tanggal kunjungan yang diinginkan, kecamatan, puskesmas, poli, nomor identitas, nama dan nomor handphone. Setelah itu masyarakat tinggal klik daftar. Untuk tanggal kunjungan, masyarakat bisa menentukannya sendiri. Hanya saja tidak boleh lebih dari seminggu,” jelasnya.

Nuryakub menerangkan, saat ini pihaknya melayani pendaftaran online untuk empat poli. Diantaranya Poli Umum, Poli Gigi dan Poli Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). “Kami berharap masyarakat bisa memanfaatkan fasilitas ini dengan baik untuk memangkas waktu agar lebih efisien. Dengan begitu, petugas juga bisa memberikan layanan kesehatan secara optimal,” katanya.

Menurut Nuryakub, demi mendukung inovasi ini pihak Puskesmas Kraksaan sudah menambah kecepatan dan bandwith mencapai 40 Mega byte per second (Mbps). Sehingga harapannya nanti tidak ada kendala trouble.

“Melalui pelayanan pendaftaran online ini, saat ini masyarakat mempunyai banyak pilihan untuk mendaftar di Puskesmas Kraksaan. Bisa melalui online atau offline dengan tiga pilihan jempol, barcode kartu BPJS dan scan KTP elektronik,” terangnya.

Lebih lanjut Nuryakub menerangkan inovasi ini bisa memberikan kemudahan bagi masyarakat dan membantu petugas Puskesmas Kraksaan dalam mendapatkan data pasien. Sebab semua data pasien yang masuk sudah tersedia dalam sebuah bank data. Sehingga begitu dibutuhkan bisa langsung diakses oleh petugas Puskesmas Kraksaan, baik harian, mingguan, bulanan bahkan tahunan. Mulai dari jumlah kunjungan, jenis kelamin, jumlah pasien per desa/kelurahan dan lain sebagainya.

“Ini bagian dari Sistem Informasi Puskesmas Kraksaan. Dimana harapannya bisa mempermudah masyarakat mengakses pendaftaran secara online dan petugas bisa melayani masyarakat dengan cepat. Dari sisi manajemen, bisa mempermudah alur manajemen karena bisa terfilter sendiri sesuai dengan keinginan,” tegasnya.

Nuryakub menambahkan Puskesmas Kraksaan akan terus melakukan upaya-upaya untuk memberikan kepuasan pelayanan kepada masyarakat. Karena pihaknya menyadari betul dengan lokasi puskesmas yang berada di daerah perkotaan, tentunya tuntutan masyarakat terhadap pelayanan yang maksimal sangat tinggi.

“Semua ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat supaya merasa puas akan pelayanan yang diberikan. Berkaitan dengan sistem mutu, kami juga melakukan survey kepuasan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan oleh Puskesmas Kraksaan,” pungkasnya. (wan)