Monday, November 23, 2020
Depan > Kemasyarakatan > Puluhan Warga Krejengan Dilatih Pembuatan Keripik Pisang dan Singkong

Puluhan Warga Krejengan Dilatih Pembuatan Keripik Pisang dan Singkong

Reporter : Hendra Trisianto
KREJENGAN – Sedikitnya 43 ibu rumah tangga calon wirausaha baru dari 15 desa se-Kecamatan Krejengan mendapatkan pelatihan pembuatan keripik pisang dan singkong berkualitas dan berdaya jual tinggi, Selasa (30/07/2019) pagi di Balai Desa Sumberkatimoho Kecamatan Krejengan.

Pembinaan dan pelatihan keterampilan kerja bagi wirausaha baru ini diberikan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro pada 24 wilayah kecamatan se-Kabupaten Probolinggo sebagai upaya untuk terus melahirkan pengusaha kecil baru di wilayah Kabupaten Probolinggo.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo Anung Widiarto saat membuka pelatihan tersebut mengemukakan, menurut data potensi yang ada di Kecamatan Krejengan, bahan baku pisang dan singkong masih melimpah dan mudah dijumpai. Melalui pelatihan ini diharapkan muncul enterpreneur-enterpreneur baru penghasil produk khas Kabupaten Probolinggo.

“Bahan baku yang melimpah ini kalau diolah dengan baik menjadi aneka camilan akan meningkatkan nilai jualnya. Fasilitasi dan pelatihan ini bertujuan untuk memotivasi masyarakat dalam menciptakan peluang usaha yang masih bisa dikerjakan di rumah,” jelas mantan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo ini.

Anung juga menegaskan, pelatihan hari ini merupakan awal dari sederet pelatihan-pelatihan dan fasilitasi lainnya. Akan ada monitoring dan evaluasi secara berkala bagi para peserta untuk mengetahui seberapa besar motivasi dan komitmen mereka dalam berwirausaha.

“Kedepan kami akan lihat siapa saja dari puluhan ibu-ibu ini yang mempunyai semangat wirausaha. Masih banyak pelatihan lainnya seperti pelatihan packaging, pemasaran online dan fasilitasi legalitas usaha, yang semua itu dibutuhkan pada tumbuh kembang sebuah IKM yang berhasil,” beber Anung penuh semangat.

Sementara Camat Krejengan Ponirin yang sejak awal ikut mendampingi pelatihan tersebut yakin bahwa potensi ini sangat mungkin untuk dikembangkan lebih lanjut. Melihat antusias para peserta pelatihan, kedepan pihaknya juga akan mendorong Pemerintah Desa untuk mengupayakan program pemberdayaan masyarakat serupa sehingga dapat menciptakan jenis usaha baru.

“Kuncinya pada mereka sendiri, harus punya semangat dan keyakinan dari awal bahwa mereka akan menjadi seorang wirausaha yang berhasil. Hal ini harus bisa mereka tanamkan sejak awal. Jadi mereka ini akan saling bersaing dalam kualitas dan ragam produk,” tandasnya. (dra)

cww trust seal