Saturday, May 25, 2019
Depan > Kemasyarakatan > Puluhan Warga Krejengan Dilatih Batik

Puluhan Warga Krejengan Dilatih Batik

Reporter : Syamsul Akbar
KREJENGAN – Sedikitnya 25 orang warga Kecamatan Dringu mendapatkan pelatihan batik dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Probolinggo di Rumah Produksi Batik Dewi Rengganis Desa Jatiurip Desa Krejengan, Senin dan Selasa (6-7/8/2018).

Para peserta pelatihan batik yang didanai oleh alokasi anggaran yang berasal dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun anggaran 2018 ini berasal dari Desa Jatiurip, Opo-opo, Tanjungsari, Kamal Kuning dan Rawan Kecamatan Krejengan. Selama pelatihan mereka dipandu narasumber owner Batik Tulis Dewi Rengganis Rusyami.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disperindag Kabupaten Probolinggo Mahbub Zunaidi melalui Kepala Bidang Perindustrian Sri Edi Lestarini mengungkapkan pelatihan batik ini bertujuan untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera dengan meningkatkan ekonomi keluarga melalui pemberian pelatihan ketrampilan pada masyarakat di sekitar rumah produksi batik.

“Pelatihan ini merupakan salah satu upaya untuk menumbuhkan IKM serta mengembangkan sentra batik yang ada di Kabupaten Probolinggo, khususnya di lingkungan Rumah Produksi Batik Dewi Rengganis,” katanya.

Menurut Sri, pelatihan batik ini dilakukan dalam rangka memberikan bekal ketrampilan batik kepada masyarakat. Sehingga nantinya bisa membentuk sentra batik di Kabupaten Probolinggo.

“Tentunya setelah dilatih, mereka bisa mengembangkannya sendiri dengan sebaik mungkin agar bisa lebih trampil dan mahir. Dengan demikian bisa meningkatkan pengetahuan dan ketrampilannya dalam bidang batik, ” terangnya.

Melalui pelatihan batik ini Sri mengharapkan nantinya bisa meningkatkan pendapatan keluarga dan mengurangi angka pengangguran. Jika para pembatik ini dapat berkembang maka tidak menutup kemungkinan butuh tenaga kerja.

“Apabila nantinya tumbuh pelaku-pelaku industri batik di lingkungan rumah batik dan sekitarnya, maka terbentuklah sentra batik di Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya. (wan)