Wednesday, November 20, 2019
Depan > Kemasyarakatan > Puluhan Pedagang Pasar Kojuk Kraksaan Wetan Direlokasi ke Kampung Melayu

Puluhan Pedagang Pasar Kojuk Kraksaan Wetan Direlokasi ke Kampung Melayu

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Sebanyak 80 pedagang Pasar Kojuk Kelurahan Kraksaan Wetan Kecamatan Kraksaan akhirnya direlokasi ke Kampung Melayu, Rabu (6/11/2019). Sebelumnya, puluhan pedagang ini berada di perempatan Blok Kapuran yang jaraknya sekitar 50 meter dari lokasi yang baru.

Relokasi sekaligus peresmian Pasar Kojuk di Kampung Melayu ini dihadiri oleh Camat Kraksaan Muhamad Ridwan serta jajaran Forkopimka Kraksaan, Lurah Kraksaan Wetan Alim Susilo serta puluhan pedagang.

Jika dibandingkan dengan lokasi sebelumnya, Pasar Kojuk di Kampung Melayu ini letaknya lebih strategis karena berada di pinggir jalan dan sebuah hamparan seluas kurang lebih 50 x 30 meter.

Lurah Kraksaan Wetan Alim Susilo mengungkapkan relokasi pedagang Pasar Kojuk ini dilakukan dalam rangka untuk mendukung program Nawa Hati Bupati dan Wakil Bupati Probolinggo dalam hal penguatan ekonomi.

“Dengan berpindahnya para pedagang Pasar Kojuk ke lokasi yang baru, harapannya kegiatan perekonomian bisa semakin meningkat. Selain luas, lokasi baru ini sangat strategis dan tidak terlalu jauh dari lokasi sebelumnya. Mungkin jaraknya hanya sekitar 50 meter dan masih terlihat dari lokasi sebelumnya,” ungkapnya.

Menurut Alim, para pedagang ini direlokasi karena selama ini keberadaannya sangat mengganggu pengguna jalan dan membuat macet jalan. Selain itu, sampah sisa-sisa jualan banyak yang dibuang ke sungai sehingga menumpuk di pinggir sungai sehingga menjadi kotor dan kumuh.

“Sebagai aparatur pemerintah kami mempunyai tanggung jawab terhadap kebersihan lingkungan dan kebersihan aliran sungai. Karena selama ini, para pedagang selalu membuang sampah ke sungai. Mudah-mudahan setelah direlokasi, kondisi sungai akan terlihat bersih dari sampah,” jelasnya.

Lebih lanjut Alim menjelaskan para pedagang Pasar Kojuk ini berasal dari beberapa daerah di Kecamatan Kraksaan. Seperti Kelurahan Kraksaan Wetan, Kelurahan Kandangjati Kulon, Kelurahan Sidomukti, Desa Sidopekso dan Desa Kalibuntu. Serta beberapa desa di Kecamatan Besuk. Selain ikan-ikan laut, para pedagang ini berjualan beragam palawija.

“Pengelolan pasar nantinya akan dilakukan oleh paguyuban pengelola pasar kojuk yang dibentuk satu bulan sebelumnya dengan melibatkan Ketua RT/RW serta Karang Taruna di Kelurahan Kraksaan Wetan,” terangnya.

Alim menerangkan salah satu tugas pokok dan fungsi dari aparatur pemerintah adalah bagaimana menciptakan ketentraman dan ketertiban di tengah-tengah masyarakat. Sehingga dengan adanya relokasi pedagang Pasar Kojuk ke Kampung Melayu ini harapannya ketentraman dan ketertiban masyarakat bisa lebih terjamin.

“Mudah-mudahan dengan kepindahan pedagang ini ekonomi dan derajat kehidupan masyarakat mampu meningkat sehingga para orang tua bisa membiayai putra dan putrinya untuk menempuh pendidikan lebih tinggi,” pungkasnya. (wan)

cww trust seal