Monday, November 18, 2019
Depan > Pendidikan > Puluhan Mahasiswa UMM Kelompok 136 KKN di Desa Banjarsari

Puluhan Mahasiswa UMM Kelompok 136 KKN di Desa Banjarsari

Reporter : Syamsul Akbar
SUMBERASIH – Sebanyak 29 Orang mahasiswa dari sembilan fakultas se-Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Semester Ganjil 2019/2020 Kelompok 136 di Desa Banjarsari Kecamatan Sumberasih, 16 Juli hingga 14 Agustus 2019.

Kamis (18/7/2019) malam, puluhan mahasiswa yang dipimpin oleh Koordinator Desa (Kordes) Khafidh Izzatur Rahman ini diterima di Balai Desa Banjarsari Kecamatan Sumberasih. Kedatangannya disambut oleh perwakilan perangkat desa, Ketua BPD, Ketua LKD, Ketua Karang Taruna serta para alim ulama dan tokoh masyarakat Desa Banjarsari.

Puluhan mahasiswa UMM ini berasal dari Fakultas Hukum, Fakultas Kedokteran, Fakultas Pertanian dan Peternakan (FPP), Fakuktas FKIP, Fakultas Teknik, Fakultas Fisip, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakuktas Kesehatan dan Fakultas Psikologi.

Koordinator Desa (Kordes) Khafidh Izzatur Rahman mengungkapkan kedatangan mahasiswa UMM di Desa Banjarsari Kecamatan Sumberasih ini bertujuan untuk melaksanakan KKN sebagai salah satu mata kuliah yang wajib harus ditempuh dan juga bentuk implemnetasi Tri Dharma Perguruan tinggi. Yakni, berupa pengabdian terhadap masyrakat.

“Adapun tema yang diambil dalam KKN tahun ini ialah Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Desa Banjarsari Dengan Optimalisasi Sumber Daya Alam Potensial. Dari tema tersebut akan memuat program kerja yang akan kami laksanakan atas seizin pihak desa. Kami berharap program yang kami buat dapat bermanfaat bagi masyarakat Desa Banjarsari,” katanya.

Menurut Khafidh, selama sebulan di Desa Banjarsari mahasiswa akan memberikan pengalaman ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan agama untuk memberikan pengarahan agar dapat memecahkan masalah dan menanggulanginya secara tepat. Dalam meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat kinerja yang harus diupayakan secara berkesinambungan. Yakni dengan menerapkan berbagai model dan corak pembangunan.

“Dalam pengabdian ini kami memilih untuk melakukan inovasi alternatif dalam tahap pengelolaan sumber daya alam (SDA) potensial. SDA potensial yang kami lakukan adalah lele dan jagung. Kedua SDA ini dipilih karena Kabupaten Probolinggo telah menghasilkan kedua komoditas utama ini secara mandiri,” jelasnya.

Selain itu jelas Khafidh, kelompoknya juga memutuskan untuk bekerja pada bidang-bidang yang dibutuhkan masyarakat seperti memberikan bantuan kesehatan pada masyarakat yang membutuhkan dan melakukan bimbingan belajar untuk anak-anak desa. “Hal ini tidak terlepas dari tujuan kami untuk meringankan permasalahan dan kebutuhan desa,” pungkasnya.

Sementara Asyari, perwakilan dari Perangkat Desa Banjarsari menyampaikan ucapan terima kasih atas dipilihnya Desa Banjarsari sebagai lokasi KKN mahasiswa UMM. Pihaknya mengharapkan agar kehadiran mahasiswa UMM ini mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Selamat berbaur dan bergabung dengan masyarakat Desa Banjarsari Kecamatan Sumberasih. Harapan kami tentunya mudah-mudahan kehadiran adik-adik mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang ini mampu membantu program-program yang ada disini dan bermanfaat bagi masyarakat,” harapnya.

Penerimaan KKN UMM ini ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Asyari, selaku perwakilan Perangkat Desa Banjarsari Kecamatan Sumberasih. Selanjutnya potongan tumpeng tersebut diserahkan kepada Kordes Khafidh Izzatur Rahman. (wan)

cww trust seal