Sunday, October 25, 2020
Depan > Kemasyarakatan > Puluhan Kelompok Tani Terima Bantuan Bibit Jagung

Puluhan Kelompok Tani Terima Bantuan Bibit Jagung

Reporter : Hendra Trisianto
KRAKSAAN – Setelah menyalurkan bantuan berupa alat mesin pertanian (alsintan) kepada beberapa kelompok tani di Kabupaten Probolinggo sepekan lalu, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Drs H Hasan Aminuddin M.Si menyalurkan bantuan bibit jagung kepada Kelompok Tani, Jum’at (16/10/2020) siang di Masjid Bin Aminuddin, Pondok Pesantren Hati di Dusun Toroyan Desa Rangkang Kecamatan Kraksaan.

Bantuan bibit jagung tersebut adalah sebagai salah satu upaya untuk mendukung peningkatan produktifitas pertanian dengan memanfaatkan hamparan kawasan hutan milik Perhutani. Dalam kesempatan yang sama, diselenggarakan penandatanganan kesepakatan antara Perhutani dan beberapa pihak yakni, kelompok tani dari Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) dan Gerakan Pemuda Ansor.

Kegiatan ini merupakan bagian dari masa reses persidangan I tahun anggaran 2020 Hasan Aminuddin sebagai wakil rakyat selaku Wakil Ketua Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai NasDem. Hadir pula dalam kesempatan tersebut Wakil Administratur Perhutani Probolinggo Untung Saptono Hadi dan Ketua PC GP Ansor Kota Kraksaan Taufiq.

Hasan Aminuddin mengemukakan seluruh rangkaian kegiatan dalam masa resesnya kali ini merupakan langkah dan strategi pemulihan perekonomian masyarakat dan reformasi sosial. Harapannya seluruh upaya ini akan berdampak pada tahun 2021 mendatang.

“Jadi prosesnya harus dilakuan saat ini dan salah satunya adalah melalui gerakan perubahan pola tanam masyarakat untuk meningkatkan ketahanan pangan masyarakat. Yakni dengan membuka kesempatan dan peluang baru bagi masyarakat pemangku desa hutan untuk menanam komoditas jagung di lahan negara,” ungkap Hasan Aminuddin.

Lebih lanjut suami Bupati Probolinggo ini menjelaskan bahwa di Kabupaten Probolinggo terdapat kawasan hutan yang begitu luas dan hanya mengandalkan Perhutani untuk mengelolanya. Sementara lahan negara ini sangat memungkinkan jika dikelola secara tumpang sari oleh masyarakat terutama warga desa pemangku hutan.

“Perhutani menanam tanaman keras dengan masa panen yang relatif panjang seperti pohon Jati dan mahoni dan dibawahnya masyarakat masih bisa memanfaatkan lahan ini untuk menanam tanaman pangan selain padi, tanpa merusak tanaman keras milik Perhutani,” ulasnya.

“Komoditas jagung adalah pilihan yang paling tepat dan memungkinkan untuk ditanam oleh kelompok tani pada 100 hektar lahan Perhutani yang telah disepakati bersama pengelolaanya oleh Perhutani, LMDH dan Pemuda Ansor,” pungkasnya. (dra)

cww trust seal