Thursday, June 27, 2019
Depan > Kemasyarakatan > Puluhan IKM Ikuti Bimtek Managemen dan Pemasaran Secara Go Online

Puluhan IKM Ikuti Bimtek Managemen dan Pemasaran Secara Go Online

Reporter : Syamsul Akbar
DRINGU – Sedikitnya 50 IKM di Kabupaten Probolinggo mengikuti bimbingan teknis (bimtek) managemen dan pemasaran secara go online dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Probolinggo di aula KPRI Prastiwi Kabupaten Probolinggo, Senin (25/3/2019).

Para peserta pelatihan yang didanai oleh Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2019 ini berasal dari Kecamatan Pajarakan, Gending, Dringu, Leces, Tegalsiwalan, Banyuanyar, Maron, Gading, Tiris dan Krucil. Sebagai narasumber hadir dari Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo serta Tim Bukalapak Jawa Timur Wilayah Probolinggo.

Kasi Pembinaan dan Pengendalian Disperindag Kabupaten Probolinggo Saiful Hidayat mengungkapkan kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan wawasan dan pengetahuan kepada para pengusaha IKM bagaimana menyusun pembukuan perusahaan serta permodalannya.

“Pelaku IKM harus bisa bersaing dalam produksi baik kualitas maupun kuantitas. Diharapkan para pengusaha IKM menguasai teknik pemasaran online sesuai perkembangan zaman di era 4.0 (digital),” ujarnya.

Sementara Kepala Disperindag Kabupaten Probolinggo Mahbub Zunaidi melaui Kepala Bidang Perindustrian Sri Edi Lestarini mengatakan bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan dan mengembangkan usaha IKM baik pengembangan kualitas dan mutu produk, permodalan hingga pemasarannya.

“Dalam permodalan ini, managemen itu sangat diperlukan untuk pengembangan dan peningkatan pada perekonomian dan IKM sehingga mampu meningkatkan aset serta omset produknya,” katanya.

Dari bimtek ini Sri Edi Lestarini mengharapkan IKM mampu memanagemen diri dalam usahanya. Karena usaha tanpa perencanaan tidak akan berhasil. Jadi apapun usahanya harus direncanakan sebaik mungkin mulai dari permodalan, pemasaran hingga tenaga kerjanya. Usaha itu akan berhasil apabila penataan managemennya bagus.

“Selama ini yang menjadi kendala dari para pengusaha IKM adalah keterbatasan dalam penguasaan IT. Namun untuk hal ini Tim Bukalapak bersedia untuk membantu dan memberikan pendampingan. Untuk itu kepada para pengusaha IKM agar memiliki semangat ingin maju. Selanjutnya upaya ingin mengembangkan usahanya serta mau bertanya. Sebab jika tidak maka usahanya tidak akan pernah maju,” pungkasnya. (wan)