Wednesday, November 13, 2019
Depan > Informasi Layak Anak > Pos PAUD Desa Bago Semakin Kreatif Bermain

Pos PAUD Desa Bago Semakin Kreatif Bermain

Reporter : Syamsul Akbar
BESUK – Dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2019, Pos PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) Desa Bago Kecamatan Besuk semakin kreatif bermain, Senin (12/8/2019) sore.

Sudah satu tahun lebih Pos PAUD berjalan, tepatnya sejak awal Juli 2018 tahun lalu dibuka dan diresmikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo Dewi Korina. Setiap Senin sore pada pukul 14.30 hingga 16.30 WIB selalu ramai, riuh riang gembira di Balai Desa Bago.

Atas himbauan dan gagasan yang disampaikan oleh Penilik Diktara Kecamatan Besuk pada tahun 2017 saat dilaksanakanya sosialisasi dan lokakarya (soslok) PAUD dan PNF yang diselenggarakan kerja sama antara PKBM Insan Cendekia, Kepala Desa Bago, Kecik, Alasnyiur, Puskesmas Bago yang direkomendasi Camat Besuk waktu itu.

Saat ini Pos PAUD terlihat semakin positif dan terarah dalam proses pembelajaran bermain. Kali ini bersamaan dengan momentum Agustusan dalam rangka HUT ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2019, tim pendamping dan para guru Pos PAUD semakin aktif dan kreatif mengemas kegiatan bermain serta pelibatan orang tuanya dalam membangun dan memangkitkan suasana bermain ceria dan riang gembira dijadikannya sebagai tema bermain baik untuk para baduta maupun para orang tuanya.

Dalam momentum tersebut, baduta bermain memindahkan bola, ibu-ibunya lomba bernyanyi kupu-kupu sambil menggendong badutanya. Kreatifitas ini memadukan kecerdasan emosional dan kecerdasan seni yang tentunya akan sangat menunjang perkembangan kecerdasan baduta.

Penilik Diktara Kecamatan Besuk Massajo disamping memantau perkembangan Pos PAUD secara langsung juga melakukan beberapa langkah-langkah monev (monitoring dan evaluasi) yang ditempuh agar bisa memonitor kegiatan. Diantaranya membuat group WA (WhatsApp) khusus Pos PAUD, chek and rechek melalui tim pendamping, kontak melalui kepala desa dan Lembaga Pembina Posyandu (LPP) serta serta silaturrahim dan komunikasi dengan orang tua.

“Melalui pendekatan dan pembinaan ini diharapkan keberlangsungan Pos PAUD di Desa Bago dan desa-desa lainnya akan semakin positif. Diakui Pos PAUD ini memang tidak sepenuhnya berjalan sempurna sesuai juknis (petunjuk teknis) yang ada, masih banyak hal-hal yang perlu dicukupi baik sarana bermain, buku-buku penunjang, pemenuhan gizi, penyuluhan, insentif guru Pos PAUD dan lain-lain,” kata Massajo.

Menurut Massajo, perlu keterlibatan semua pihak dan pemangku kepentingan agar kesinambungan dan layanan Pos PAUD benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Sementara Penilik sebagai pembina teknis mempunyai tugas dalam pengendalian mutu dan evaluasi dampak, sehingga ruang lingkup tugas Penilik lebih kepada upaya capaian pemenuhan standar norma penyelenggaraan Pos PAUD.

“Harapannya semoga kepala desa terus ikut memantau, membina dan memfasilitasi secara bertahap ketersediaan sarana bermain, peningkatan kompetensi para guru Pos PAUD yang direkrut dari para kader desa dan peningkatan kesejahteraannya,” harapnya. (wan)

cww trust seal