Monday, July 13, 2020
Depan > Pendidikan > Ponpes Nurul Jadid Bersiap Terima Kembalinya Santri

Ponpes Nurul Jadid Bersiap Terima Kembalinya Santri

Reporter : Hendra Trisianto
PAITON – Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton tengah mempersiapkan diri untuk menerima kembalinya para santri pasca libur Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah. Jadwal kembalinya santri tersebut rencananya dimulai secara bertahap sejak tanggal 10 Juli sampai bulan Agustus 2020 mendatang.

Sebagai langkah awal, mulai Rabu (10/6/2020), semua pengurus pesantren, wali asuh dan pembina kamar serta para Santri Patriot Panji Pelopor yang terdiri dari mahasiswa Fakultas Kesehatan Universitas Nurul Jadid (Unuja) dan mahasantri Ma’had Aly mengawali untuk kembali ke pesantren.

Total seluruh pengurus dan santri patriot tersebut berjumlah 1000 orang dan berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur. Oleh karena itu rombongan tersebut dibagi menjadi dua gelombang, 500 orang hari ini khusus untuk putri dan selebihnya besok khusus untuk putra.

Sejumlah persyaratan harus dipenuhi dan beberapa protokol kesehatan pun harus mereka jalani mulai dari rumah, perjalanan sampai sebelum memasuki areal pesantren. Diantara persyaratan yang harus mereka penuhi selain membawa surat keterangan sehat dari puskesmas tempat asal, masing-masing harus membawa minimal 10 masker kain serta menyiapkan vitamin dan suplemen tubuh untuk 1 bulan kedepan.

Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Jadid KH Abd Hamid menjelaskan, ada lima filter pengamanan yang telah disiapkan dalam rangka menerima kembalinya para pengurus pesantren dan santri sebelum memasuki areal pesantren. Hal ini agar memastikan bahwa mereka dalam keadaan sehat.

Lima filter tersebut diantaranya, menyerahkan surat keterangan sehat, 14 hari sebelumnya melakukan karantina mandiri di rumah, menjalani rapid tes yang dilaksanakan pesantren, menjalani karantina 14 hari pertama di pesantren dan kemudian karantina total pada seluruh lingkungan pondok pesantren.

“Para pengurus dan Santri Pelopor yang telah kita didik secara khusus ini datang lebih awal agar dapat menyiapkan segala protokol kesehatan, penataan lingkungan dan zona-zona khusus. Hal ini akan kita sosialisasikan secara awal kepada mereka untuk kemudian diterapkan kepada seluruh santri yang akan kembali,” katanya. (dra)

cww trust seal