Friday, September 20, 2019
Depan > Pemerintahan > Polres Musnahkan BB Hasil Operasi Pekat Semeru 2019

Polres Musnahkan BB Hasil Operasi Pekat Semeru 2019

Reporter : Hendra Trisianto
PAJARAKAN – Polres Probolinggo melaksanakan pemusnahan seluruh barang bukti (BB) yang didapat dari hasil Operasi Pekat Semeru 2019 selama 12 hari di halaman Mapolres Probolinggo, Selasa (28/5/2019) pagi. Seluruh BB tersebut berasal dari 248 kasus yang sebelumnya berhasil diungkap dari 434 tersangka yang sudah diamankan.

Pelaksanaan kegiatan yang dipimpin oleh Kapolres Probolinggo AKBP Eddwi Kurniyanto ini disaksikan oleh Dandim 0820 Probolinggo Letkol Inf. Imam Wibowo, Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Abdul Halim, Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Probolinggo M. Yasin, perwakilan Kejaksaan Negeri Kabupaten Probolinggo dan Pengadilan Negeri Kraksaan, Dinas Perhubungan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo.

Adapun BB yang dimusnahkan ialah 1.132 botol minuman keras (miras) yang dimusnahkan dengan dilindas. Sedangkan untuk 1.150 butir pil trex dan 750 butir pil dextro dimusnahkan dengan diblender. Selain itu, terdapat 10 buah knalpot brong dan 5 unit motor bodong yang dimusnahkan dengan digergaji listrik.

Kapolres Probolinggo AKBP Eddwi Kurniyanto mengatakan, pemusnahan dilakukan agar masyarakat bisa mengetahui kalau pihaknya tidak hanya meringkus para pelaku kriminalitas saja, akan tetapi juga mengamankan BB-nya yang terlibat dalam tindak kriminalitas.

“Alhamdulillah operasi berjalan lancar, seperti yang kita lihat hari ini barang buktinya sudah kita amankan, kami akan terus melakukan kegiatan razia khususnya yang berhubungan dengan penyakit masyarakat seperti miras, narkoba, judi, prostitusi dan balap liar,” tutur Eddwi Kurniyanto dalam sambutannya.

Selanjutnya pria kelahiran Pandaan Pasuruan ini mengajak kepada seluruh masyarakat untuk ke depannya bersama-sama menjaga situasi dan kondisi Kabupaten Probolinggo yang saat ini sudah kondusif. Keberhasilan tersebut adalah atas bantuan dan kerja sama dari berbagai elemen masyarakat, utamanya dalam penanganan tindak kriminalitas.

“Kami akan terus melaksanakan kegiatan razia terutama miras dan narkoba, karena hal ini adalah salah satu penyebab terjadinya tindakan kriminal lainnya. Oleh sebab itu kami mohon kerja samanya dalam memusnahkan segala penyakit masyarakat di wilayah hukum Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya. (dra)