Tuesday, September 29, 2020
Depan > Kemasyarakatan > Poktan Desa Jagapati Bali Belajar Budidaya Bawang Merah

Poktan Desa Jagapati Bali Belajar Budidaya Bawang Merah

Reporter : Hendra Trisianto
TEGALSIWALAN – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Probolinggo menerima Kunjungan Orientasi Lapangan (OL) Kelompok Tani Desa Jagapati Kecamatan Abiansemal Kabupaten Badung Provinsi Bali, Senin (17/6/2019) pagi, di beberapa petani bawang merah binaan DKPP Kabupaten Probolinggo di Desa Tegalsiwalan Kecamatan Tegalsiwalan.

Kunjungan untuk menimba ilmu seperti ini sudah kedua kalinya dilaksanakan setelah kunjungan sebelumnya dinilai sangat bermanfaat dan membuahkan hasil. Hal ini disampaikan Parwata, ketua rombongan OL saat mengunjungi salah satu penangkar benih bawang merah varietas Biru Lancor Desa Tegalsiwalan.

“Kunjungan sebelumnya dari Kelompok Tani Desa Ngatake Kabupaten Badung. Mereka kini telah mampu menghasilkan bawang merah berkualitas dengan kapasitas produksi maksimal yaitu 13 ton per hektar. Kami harap para petani Desa Jagapati ini juga mampu melakukan hal yang sama ke depannya,” kata Parwata.

Lebih lanjut Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Abiansemal Kabupaten Badung ini mengemukakan, upaya ini merupakan tindak lanjut setelah dibangunnya dua unit Cold Atmosphere Storage (CAS) berkapasitas besar khusus untuk penyimpanan pasokan cabai dan bawang merah. CAS merupakan salah satu strategi Pemkab Badung untuk menjaga stabilitas harga cabai dan bawang merah yang cenderung fluktuatif.

“Mudah-mudahan kita bisa terus bersinergi lebih luas lagi khususnya pada komoditas bawang merah, tidak hanya produksi namun juga pengembangan diversifikasi produk olahan bawang merah,” tandasnya.

Sementara Yulis Setyaningsih, Kepala Bidang Tanaman Pangan Hortikultura pada DKPP Kabupaten Probolinggo menerangkan, kedepannya Kabupaten Probolinggo juga diharapkan menjadi salah satu daerah pemasok bawang merah di Kabupaten Badung Bali. Ia menilai wacana ini sangat memungkinkan, apalagi Pemkab Badung sedang berkonsentrasi untuk mengisi CAS yang sudah ada.

“Selain itu mereka juga sudah menyampaikan keinginannya untuk mencoba pengembangan varietas Biru Lancor Kabupaten Probolinggo di Desa Jagapati, mungkin karakter tanah dan unsur hara di daerah itu memiliki kemiripan dengan Kabupaten Probolinggo,” paparnya.

Yulis menuturkan pihaknya akan selalu senang hati berbagi ilmu terkait teknis dan pengembangan budidaya tanaman bawang merah di Kabupaten Probolinggo. Ia berharap para petani Jagapati juga bisa menimba ilmu dengan baik dan kemudian mampu menerapkannya di daerahnya.

“Kami juga sampaikan kepada mereka, adanya angin Gending pada musim tanam bawang seperti saat ini juga merupakan salah satu faktor penunjang dan berkah tersendiri bagi petani bawang merah. Pasalnya angin ini juga bermanfaat sebagai media pengusir hama,” pungkasnya. (dra)

cww trust seal