Friday, November 15, 2019
Depan > Pendidikan > PKBM Insan Cendekia Besuk Petakan Sasaran Program Kesetaraan

PKBM Insan Cendekia Besuk Petakan Sasaran Program Kesetaraan

Reporter : Syamsul Akbar
BESUK – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Insan Cendekia Kecamatan Besuk melakukan rapat koordinasi (rakor) dan pembinaan dalam rangka pemetaan sasaran program kesetaraan tahun pelajaran 2019/2020, Senin (24/6/2019).

Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor PKBM Insan Cendekia Kecamatan Besuk ini dilakukan dalam rangka menyusun perencanaan dan penyelengaraan program pendidikan kesetaraan meliputi Paket A, Paket B dan Paket C baik kelas baru maupun lanjutan. Diperlukan perencanaan awal dan pemetaan sasaran program kesetaraan dan calon peserta didik. Hal ini sangat penting mengingat satuan lembaga PKBM Insan Cendekia Kecamatan Besuk sudah terakreditasi.

Dalam paparan dan diskusinya Ketua PKBM Insan Cendekia Nur Faizah bersama Sekretaris Moh. Taufik dan pengurus lainnya menyampaikan rencana program kesetaraan yang akan dilaksanakan tahun pelajaran 2019/2020. Sasaran lokasi kegiatan dan program kesetaraan meliputi 6 desa meliputi Desa Sindetlami, Bago, Sindetanyar, Besuk Kidul, Alaskandang dan Randujalak. Program Paket A sebanyak 21 orang, Paket B sebanyak 44 orang dan Paket C sebanyak 63 orang.

Sasaran peserta didik prioritas usia sekolah antara 7-21 tahun yang diambil dari data ATS (Anak Tidak Sekolah), usia produktif dan memiliki motivasi yang kuat untuk bersungguh-sungguh ikut belajar kesetaraan yang dijadwal oleh PKBM. Terutama Permendikbud (Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan) RI Nomor 7 Tahun 2019 Tentang Petunjuk Teknis Tentang Penggunaan Dana DAK Non Fisik Bantuan Kesetaraan.

Penilik Diktara Kecamatan Besuk Massajo dalam pembinaanya menyampaikan setiap program dan kegiatan yang dilaksanakan oleh PKBM hendaklah selalu berpedoman pada juknis (petunjuk teknis) dan arahan dari Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo sebagai instansi induk pembina program PAUD dan PNF.

“Program PKBM Insan Cendekia harus dapat mengukur, mengevaluasi, menilai dan melaporkan capaian dan hasil yang diperoleh secara berkala baik bulanan, tiwulanan maupun tahunan. Selain itu, membangun dan merawat timwork agar tetap semangat, kompak, kerjasama dan komitmen dalam menyukseskan program serta membangun networking dengan berbagai pihak secara baik dan berkomitmen sehingga dapat terwujud kerjasama kemitraan yang saling memberi manfaat,” katanya.

Massajo berharap dari hasil pemetaan sasaran dan rencana program kesetaraan tahun 2019/2020 lebih dimatangkan lagi dan input data calon sasaran secara valid dan dientri melalui Dapodik awal tahun pelajaran baru agar mendapatkan kuota BOP DAK Non Fisik kesetaraan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI dengan memperhatikan regulasi yang ada.

“Pahami betul prinsip-prinsip penggunaan dana DAK non fisik kesetaraan antara lain prinsip efektif, efisien, transparan, akuntabel, kepatutan dan manfaat. Semoga PKBM Insan Cendekia Kecamatan Besuk semakin kreatif, maju dan berkualitas dalam layanan pendidikan non formal di Kecamatan Besuk,” harapnya. (wan)

cww trust seal