Saturday, May 25, 2019
Depan > Kemasyarakatan > Peringati Harlah ke-96 NU, Ratusan Nahdliyin Istighotsah dan Doa Bersama

Peringati Harlah ke-96 NU, Ratusan Nahdliyin Istighotsah dan Doa Bersama

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-96 Nahdlatul Ulama (NU) dan Hari Jadi Kabupaten Probolinggo (Harjakabpro) ke-273 tahun 2019, ratusan Nahdliyin di Kota Kraksaan mengadakan istighotsah dan doa bersama di Masjid Agung Ar-Raudlah Kota Kraksan, Sabtu (23/3/2019) pagi.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Pengurus Cabang Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) Kota Kraksaan ini diawali dengan Sholat Subuh berjamaah dan pembacaan Surat Yaasin bersama-sama oleh sedikitnya 800 nahdliyin yang berasal dari 14 MWCNU se-wilayah PCNU Kota Kraksaan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono, sejumlah Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dan Camat Kraksaan Muhamad Ridwan serta jajaran Forkopimka Kraksaan.

Dari jajaran pengurus PCNU Kota Kraksaan hadir Rais Syuriyah KH. Munir Kholili, Katib Syuriyah KH. Wasik Hannan, Ketua Tanfidziyah H. Nasrullah Ahmad Suja’i, Ketua PC LTMNU Kota Kraksaan H. Didik Abdul Rohim serta para pengurus lembaga dan badan otonom (banom) se-wilayah PCNU Kota Kraksaan.

Ketua PC LTMNU Kota Kraksaan H. Didik Abdul Rohim mengharapkan melalui kegiatan ini bagaiaman warga NU dalam menghadapi usia ke-96 bisa lebih dewasa, bermakna dan bermanfaat terutama sekali di tahun politik ini bagaimana keadaan wilayah Kabupaten Probolinggo tetap kondusif, aman dan terkendali. “Yang paling penting proses pemilu dapat berjalan dengan lancar dan sukses sesuai harapan masyarakat,” katanya.

Selain itu jelas Didik, program-program pemerintah dapat berjalan dengan lancar sesuai yang diharapkan semua tanpa ada perpecahan dan tanpa ada perselisihan. Satu-satunya acara untuk mewujudkan hal itu adalah melalui doa bersama. Karena doa adalah puncak dari segala ibadah.

“Mudah-mudahan doa bersama ini dikabulkan oleh allah SWT agar Kabupaten Probolinggo dalam keadaan kondusif dan terkendali. Selamat dan sukses atas Harlah ke-96 NU. Semoga ke depan bisa lebih dewasa dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” harapnya.

Sementara Wakil Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko menyampaikan bahwa peran serta NU dalam pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sangatlah besar. Terutama peran NU dalam proses berdirinya NKRI.

“Dalam kancah kehidupan berbangsa dan bernegara, NU sudah sering tampil di depan. NU sudah banyak berperan sebagai dinamisator dan stabilisator di tengah-tengah masyarakat sehingga mampu berita-berita hoax yang sudah banyak beredar,” ungkapnya.

Menurut Wabup Timbul, dalam tatanan NKRI para ulama NU sudah bahu membahu berjuang menyelamatkan negara dari orang-orang yang ingin mengganti dasar negara Pancasila. Ulama NU telah mampu mengeliminir dan menetralisir keadaan sehingga bisa menyelamatkan negara dari perpecahan. “Kita bangga karena investasi dari para ulama NU sangat besar bagi Republik Indonesia,” tegasnya.

Wabup Timbul menerangkan karena berperan sebagai dinamisator dan stabilisator, ulama NU bisa ditempatkan pada posisi apapun dan dimanapun. Meskipun demikian, NKRI tetap utuh berkat peran besar ulama NU. Dengan ikhlasnya para ulama NU berjuang agar NKRI tetap berdiri.

“Kami berharap para ulama NU tetap kokoh dan tidak mudah terpancing dengan isu-isu hoax yang ingin memecah belah dan mengadudomba masyarakat Kabupaten Probolinggo,” tegasnya.

Jelang pelaksaan Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) pada 17 April 2019 mendatang, Wabup Timbul mengajak masyarakat bersama-sama dengan ulama dan pemerintah untuk menjaga Kabupaten Probolinggo tetap kondusif. Salah satu caranya bersama-sama mengajak masyarakat datang ke TPS (Tempat Pemungutan Suara) demi menciptakan Pemilu berjalan dengan damai, lancar dan sukses.

“Semoga ke depan NU tetap mengambil peran penting dalam konteks berbangsa dan bernegara. Panggilan sejarah, NU bisa mendinamisir dalam menstabilkan NKRI,” harapnya. (wan)