Friday, September 20, 2019
Depan > Kesehatan > Pengurus Saka Bakti Husada Pramuka Resmi Dikukuhkan

Pengurus Saka Bakti Husada Pramuka Resmi Dikukuhkan

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Pengurus Saka Bakti Husada (SBH) Pramuka Cabang Kabupaten Probolinggo masa bakti 2019-2023 resmi dikukuhkan oleh Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Probolinggo Kak Drs. HA. Timbul Prihanjoko di ruang pertemuan Tengger Kantor Bupati Probolinggo, Senin (9/9/2019).

Kegiatan ini dihadiri oleh pengurus Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Provinsi Jawa Timur, pengurus Kwarcab Gerakan Pramuka Probolinggo, Pembina dan Pengurus Saka Bakti Husada Cabang Probolinggo, Kwartir Ranting di 24 kecamatan, Mabiran Saka Bakti Husada di 33 Puskesmas, Mabi Saka Bakti Husada dari organisasi profesi, institusi pendidikan, dunia usaha serta adik-adik pramuka pandega dan penegak di Kabupaten Probolinggo.

Pengukuhan pengurus SBH Cabang Probolinggo ini ditandai dengan penyematan PIN kepada Ketua Majelis Pembimbing Saka Bakti Husada dan anggota serta Pimpinan Saka Bakti Husada oleh Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Probolinggo Kak Drs. HA. Timbul Prihanjoko. Dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pengukuhan Saka Bakti Husada Cabang Probolinggo masa bakti 2019-2023.

Ketua Majelis Pembimbing Saka Bakti Husada Cabang Probolinggo Kak dr. Anang Budi Yoelijanto mengungkapkan visi Saka Bakti Husada Kabupaten Probolinggo adalah wahana dalam memupuk, mengembangkan, membina dan mengarahkan minat serta bakat generasi muda dalam bidang kesehatan melalui kepramukaan untuk mendukung program di bidang kesehatan.

“Misinya berperan aktif melalui gerakan kepramukaan dalam memelihara dan meningkatkan kesehatan generasi muda khususnya anggota gerakan pramuka serta berperan aktif melalui gerakan kepramukaan dalam pemberdayaan masyarakat,” ungkapnya.

Menurut Kak Anang, strategi yang dilakukan oleh Saka Bakti Husada adalah mengembangkan kapasitas Saka Bakti Husada serta menumbuhkan semangat kemandirian, kerelawanan, kreatifitas, inovasi dan persaudaraan di bidang kesehatan. Selain itu, meningkatkan kemitraan dengan berbagai pihak dalam mendukung dan mengatasi masalah kesehatan masyarakat. Sekaligus berperan aktif melakukan gerakan kepramukaan dalam pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan.

“Moto dari Saka Bakti Husada adalah Tiga A yakni Asih, Asah dan Asuh. Asih adalah melakukan pemberdayaan masyarakat dengan penuh kasih sayang. Asah adalah melakukan peningkatan pengetahuan secara terus menerus dan Asuh adalah melakukan pembinaan SBH secara kontinyu dan berkesinambungan,” tegasnya.

Sementara Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Probolinggo Kak Drs. HA. Timbul Prihanjoko menyampaikan bahwa ada 5 (lima) program prioritas nasional bidang kesehatan. Yakni, Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Neonatus (AKN) yang masih tinggi, stunting, Tuberculosis (TBC), Penyakit Tidak Menular (PTM) dan imunisasi dasar lengkap. “Saat ini Kabupaten Probolinggo merupakan salah satu dari 160 kabupaten yang menjadi lokus stunting di Indonesia,” katanya.

Menurut Kak Timbul, upaya yang efektif untuk mengatasi masalah tersebut adalah melalui upaya promotif dan preventif. Dimana pencegahan penyakit sangat tergantung pada perilaku individu yang didukung oleh kualitas lingkungan, ketersediaan sarana dan prasarana serta dukungan pemerintah, non pemerintah dan masyarakat.

“Hal ini memerlukan suatu gerakan yang sistematis dan terus nenerus untuk mendorong masyarakat berperilaku hidup sehat melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) yang merupakan upaya untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan bagi setiap orang untuk hidup sehat,” tegasnya.

Kak Timbul juga menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan Satuan Karya Bakti Husada Cabang Kabupaten Probolinggo tahun 2019-2023. “Mari bersama-sama melalui gerakan pramuka Saka Bakti Husada kita tingkatkan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya. (wan)