Monday, November 18, 2019
Depan > Kesehatan > Pemkab Terima Lima Calon Dokter Hewan UWK Surabaya

Pemkab Terima Lima Calon Dokter Hewan UWK Surabaya

Reporter : Syamsul Akbar
DRINGU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) menerima 5 (lima) orang calon dokter hewan dari Universitas Wijaya Kusuma (UWK) Surabaya, Senin (24/6/2019).

Kelima orang calon dokter hewan ini diterima langsung oleh Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Kesehatan Masyarakat Veteriner, Pengolahan dan Pemasaran drh. Nur Eko Widianto didampingi Kasi Kesehatan Masyarakat Veteriner drh. Nikolas Nuryulianto.

Para calon dokter hewan dari Universitas Wijaya Kusuma Surabaya ini sudah kali ketiga melakukan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di bidang kesehatan masyarakat veteriner sejak tahun 2018. Mereka akan melakukan PKL dibawah bimbingan Kasi Kesehatan Masyarakat Veteriner DPKH Kabupaten Probolinggo drh. Nikolas Nuryulianto mulai tanggal 24 Juni hingga 5 Juli 2019.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Kesehatan Masyarakat Veteriner, Pengolahan dan Pemasaran DPKH Kabupaten Probolinggo drh. Nur Eko Widianto menekankan pentingnya para calon dokter hewan untuk melihat secara langsung di lapangan serta mempelajari dasar hukum kegiatan kesmavet.

“Kami akan selalu menerima para calon dokter hewan dari manapun untuk menimba ilmu di Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Probolinggo, khususnya kesehatan masyarakat veteriner,” jelasnya.

Selanjutnya para calon dokter Universitas Wijaya Kusuma Surabaya ini akan diajak untuk melihat penyembelihan ternak ruminansia di RPH, pengawasan bahan pangan asal hewan di pasar tradisional serta melakukan uji sederhana terkait bahan pangan asal hewan.

Sementara Kasi Kesehatan Masyarakat Veteriner DPKH Kabupaten Probolinggo drh. Nikolas Nuryulianto mengungkapkan bahwa para calon dokter hewan ini akan diajak untuk melihat RPH se-Kabupaten Probolinggo dan pengendalian pemotongan ternak ruminansia betina produktif di RPH.

“Setiap Selasa dan Kamis dini hari, para calon dokter hewan tersebut akan membantu petugas teknis RPH untuk melakukan pengawasan dan pendataan terkait pemotongan ternak ruminansia,” ungkapnya.

Para calon dokter hewan juga diberikan penjelasan bahwa kesmavet memegang peranan sangat penting terkait bahan pangan asal hewan yang dikonsumsi manusia. “Ini membutuhkan sosialisasi kepada masyarakat luas secara berkelanjutan terhadap penanganan pangan asal hewan yang baik dan benar sehingga layak untuk dikonsumsi oleh manusia,” pungkasnya. (wan)

cww trust seal